Breaking News:

Tak Perlu Cuci Buah Pakai Sabun, Ahli Ingatkan Ada Bahaya di Baliknya

Seorang profesor memberi penjelasan mengenai dampak buruk mencuci buah menggunakan sabun

Pexels
Ilustrasi mencuci buah sebelum dimakan, perlu pakai sabun? 

TRIBUNHEALTH.COM - Buah dan sayur memang harus dicuci sebelum dikonsumsi.

Hal itu bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan bakteri yang tertinggal di kulitnya.

Beberapa orang merasa perlu mencuci buah mereka dengan sabun tertentu, terlebih lagi di era pandemi Covid-19.

Namun apakah mencuci buah dan sayur diperlukan dan aman untuk kesehatan?

Seorang profesor dan spesialis keamanan di North Carolina State University, Benjamin Chapman mengatakan bahwa penggunaan sabun cuci piring atau sabun jenis apa pun selalu berbahaya untuk dikonsumsi.

Sebaliknya, penggunaan sabun untuk mencuci buah dan sayur dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, sebagaimana dilansir India Times.

Baca juga: Sejumlah Buah Ini Tinggi Indeks Glikemik, Penderita Diabetes Tak Boleh Kebanyakan

Ilustrasi buah yang sudah dicuci
Ilustrasi buah yang sudah dicuci (Pixabay)

“Kami telah mengetahui selama 60 tahun bahwa ada masalah toksisitas tentang mengkonsumsi sabun cuci piring rumah tangga," kata Chapman.

"Minum sabun cuci piring atau memakannya bisa menyebabkan mual yang bisa menyebabkan sakit perut. Itu bukan senyawa yang dibuat perut kita untuk dihadapi.”

Chapman menyarankan orang untuk mencuci buah dan sayuran mereka dengan air dingin sebagai gantinya karena bisa mengeluarkan 90-99 persen kuman.

Mencuci buah dan sayur dengan air saja sudah cukup

ilustrasi konsumsi buah
ilustrasi konsumsi buah (sajiansedap.grid.id)

Baca juga: Diet DASH Dapat Turunkan Hipertensi, Perbanyak Makan Buah & Sayur, Kurangi Daging Merah

2 dari 2 halaman

Membersihkan tangan sekali lagi menjadi hal yang sangat penting oleh para ahli makanan dan ilmuwan di seluruh dunia.

Mereka menyebut mencuci tangan sebagai “kebiasaan baik selama pandemi dan setelahnya.”

Mencuci buah atau sayuran dengan sabun sama sekali tidak akan membantu tetapi malah akan membuat lebih banyak masalah kesehatan seperti mual, diare, sakit perut, dan lain sebagainya.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved