Breaking News:

Pasca Suntik Putih Alami Syok Anafilatik hingga Pingsan? Dokter Beri Tips untuk Mengatasinya

Berikut ini penanganan syok anafilatik pasca suntik putih menurut dokter spesialis kulit

Freepik.com
Ilustrasi konsultasi dokter - penanganan syok anafilatik pasca suntik putih menurut dokter spesialis kulit 

TRIBUNHEALTH.COM - Syok anafilatik adalah salah satu dampak yang bisa dialami pasien pasca melakukan suntik putih.

Seseorang yang mengalami syok anafilatik ditandai dengan tekanan darah yang tiba-tiba meningkat lalu tidak sadarkan diri.

Keadaan ini bisa terjadi apabila pasien mengalami infeksi memiliki alergi terhadap kandungan vitamin C yang digunakan untuk menyuntik.

Baca juga: dr. Ammarilis Murastami, Sp.KK Ingatkan untuk Menandai Apa Saja yang Mencetuskan Alergi

Bila sudah mengalami tanda syok anafilatik sebaiknya segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat.

Pasalnya tenaga kesehatan sudah memiliki anafilatik syok kit.

Hal ini sesuaoi dengan anjuran dari dr. Azizah Amalia Bastian, Sp.KK.

Ilustrasi alami efek samping suntik putih
Ilustrasi alami efek samping suntik putih (freepik.com)

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribun Lampung News Video, dengan datang ke fasilitas kesehatan terdekat, pasien bisa segera mendapatkan pertolongan berupa:

- Pemberian oksigen

Baca juga: Kulit Keriput dan Kulit Kendur Rentan Terjadi Seluruh Area Wajah? Begini Jawaban Dokter

- Pemberian obat-obatan

- hingga suntikan untuk anti syok anafilatik.

2 dari 4 halaman

Waspada Alat Suntik Tidak Steril

Seringkali masyarakat tidak jeli dengan melakukan perawatan suntik putih bukan dengan dokter yang berkompeten, seperti dokter spesialis kulit.

Tentu hal tersebut akan menimbulkan efek samping.

Ilustrasi seseorang yang melakukan suntik putih
Ilustrasi seseorang yang melakukan suntik putih (amp.kompas.com)

Azizah menyebut dampak yang bisa terjadi adalah infeksi.

"Infeksi ini bisa menyebar ke seluruh tubuh," ucap Azizah.

Infeksi ini bisa disebabkan oleh penggunaan alat suntik yang tidak steril.

Baca juga: Vampire Facial Sangat Cocok untuk Kulit Kusam, Berminyak dan Memiliki Bekas Jerawat yang Banyak

"Jika banteri ini masuk pada suntikan, akhirnya akan masuk pada pembuluh darah. Jadi tubuh kita bisa terinfeksi bakteri," papar Aziah.

Jika sudah mengalami infeksi atau pasien memiliki alergi terhadap kandungan vitamin C yang digunakan untuk menyuntik, pasien bisa merasakan:

- Demam

Ilustrasi menderita demam
Ilustrasi menderita demam (Shutterstock)

- Nyeri perut atau kram

3 dari 4 halaman

- Gangguan fungsi hati (efek jangka panjang)

- Kesemutan

- Pusing

Baca juga: 6 Kondisi Serius yang Ditandai dengan Sakit Kepala Sekaligus Pusing, Aneurisma hingga Cedera Otak

- Muntah

- dan syok anafilatik.

Bila pasien sudah mengalami syok anafilatik ini, maka bisa berisiko pada kematian.

Ilustrasi penanganan dokter
Ilustrasi penanganan dokter (freepik)

Karena itu sangat diharuskan melakukan prosedur suntik putih hanya dengan dokter.

Lantaran alat yang digunakan haruslah steril untuk mencegah infeksi terjadi.

Manfaat Suntik Putih

Manfaat suntik vitamin C tak hanya untuk membuat kulit nampak cerah dan putih, namun selain itu bermanfaat untuk:

4 dari 4 halaman

- Meningkatkan imun

Baca juga: Memahami Penyebab Jerawat, dr. Veronica: Rupanya Penggunaan Minyak Rambut Bisa Memicu Jerawat

- Mempercepat penyembuhan luka pada kulit

- Antioksidan

- Membantu menghambat penuaan dini

- dan membantu membuat kolagen (kulit kenyal).

Kondisi yang Tak Dianjurkan Suntik Putih

Sebelum melakukan tindakan suntik untuk memastikan kondisi kulit terlebih dahulu.

Salah satu masalah yang kerap datang pada kulit ialah jerawat.

ilustrasi seseorang yang mengalami masalah jerawat
ilustrasi seseorang yang mengalami masalah jerawat (freepik.com)

Berdasarkan pernyataan Azizah, meski berjerawat seseorang masih aman jika ingin melakukan suntik putih vitamin C.

Justru dengan penggunaan suntik vitamin C pada saat berjerawat bisa untuk proliferasi kulit atau regenerasi kulit.

"Justru vitamin C ini bagus untuk regenerasi kulit," ungkap Azizah.

Baca juga: dr. Anggy Resti Sampaikan Penyebab Milia, Benjolan Putih pada Wajah

Berbeda jika memiliki sejumlah kondisi tertentu yang memang sebaiknya tak melakukan suntik putih.

Berikut ini sejumlah kondisi yang tak diperbolehkan suntik putih.

Antara lain:

- Ibu hamil

- Ibu menyusui

Ilustrasi ibu yang sedang menyusui
Ilustrasi ibu yang sedang menyusui (health.kompas.com)

- Penderita kencing manis

- Penderita batu ginjal

- Penderita saluran cerna (BAB berdarah)

Baca juga: Sudah Menggunakan Antiperspirant Keringat Masih Bau? Ini Penjelasan dr. Yulia Asmarani Sp.DV

- Pengguna obat-obatan antikoagulan

- Pengguna obat-obatan antipendarahan

- Pasien dengan rendah diet natrium.

Salah satu alasan suntih putih tak bisa digunakan yakni, bisa berisiko vitamin C yang digunakan untuk suntih putih akan keluar di ginjal lalu membentuk batu.

Jangan Asal Suntik Putih

Meski suntik putih diperbolehkan, namun tetap saja masyarakat perlu berhati-hati.

Jangan mencoba untuk melakukan suntik putih pada orang yang tidak berkompeten.

ilustrasi seseorang yang melakukan suntik putih
ilustrasi seseorang yang melakukan suntik putih (sehatq)

Hanya profesi dokter yang berwenang melakukan tindakan suntik putih.

"Sekarang banyak yang suntik putih manggil orang ke rumah atau salon."

"Nah itu sebenarnya berbahaya, pasien harus pintar dan kritis. Tanyakan apa yang sebenarnya di suntikan pada tubuh," imbau Azizah.

Baca juga: Terkena Kutu Rambut? Coba Basmi dengan Berbagai Obat Alami Berikut, dari Zaitun hingga Minyak Kelapa

Disamping memastikan bahan yang akan disuntikkan pada tubuh, pasien juga sebaiknya bertanya mengenai efek samping yang mungkin terjadi.

Penjelasan dr. Azizah Amalia Bastian, Sp.KK ini dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribun Jabar Video.

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Selanjutnya
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved