Breaking News:

Cara Dapatkan Kulit Cerah Tanpa Harus Suntik Putih, Simak Panduan dr. Azizah Amalia Bastian, Sp.KK

Berikut ini cara dapatkan kulit cerah tanpa harus suntik putih menurut dr. Azizah Amalia Bastian, Sp.KK

Freepik.com
Ilustrasi seseorang dengan kondisi kulit yang sehat dan cerah 

TRIBUNHEALTH.COM - Memiliki kulit cerah dan bersih adalah keinginan setiap wanita.

Karena itu berbagai cara akan dilakukan oleh seorang wanita untuk mewujudkan tampilan kulit yang diinginkan.

Salah satu metode perawatan kecantikan yang bertujuan untuk memberikan tampilan kulit cerah dan bersih adalah suntik putih.

Baca juga: Pahami Cara Pemakaian Sunblock yang Benar sesuai Anjuran Dokter Agar Wajah Tidak Kusam dan Kasar

Namun bagi sebagian wanita, perlu berpikir berulang kali untuk menjalani tindakan ini.

Kira-kira adakah perawatan kecantikan yang bisa menjamin kulit cerah tanpa harus suntik putih?

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribun Lampung News Video, dr. Azizah Amalia Bastian, Sp.KK memberikan ulasannya.

Ilustrasi konsultasi dengan dokter kecantikan
Ilustrasi konsultasi dengan dokter kecantikan (kompas.com)

Berdasarkan pernyataannya, terdapat banyak cara untuk mendapatkan kulit cerah.

Yakni dengan:

- Mengonsumsi vitamin c

- Mengonsumsi Glutathione

Baca juga: Tak Rutin Lakukukan Infus Whitening Bisa Membuat Kulit Kusam? dr. Satya Perdana Menjawab

2 dari 4 halaman

- Mengaplikasikan pelembab kulit yang mengandung vitamin c dan whitening.

Meski banyak produk yang beredar di pasaran mengklaim dapat mencerahkan kulit, sebaiknya tetap selektif dalam memilihnya.

Sebaiknya membeli suatu produk dengan resep dari dokter.

Ilustrasi resep dokter
Ilustrasi resep dokter (Pixabay)

"Karena banyak krim pencerah yang abal-abal, jadi akhirnya langsung timbul strechmark."

"Itu penyembuhannya lebih susah daripada mencerahkan kulit," ucap Azizah.

Manfaat Suntik Putih

Manfaat suntik vitamin C tak hanya untuk membuat kulit nampak cerah dan putih, namun selain itu bermanfaat untuk:

- Meningkatkan imun

Baca juga: Setelah Treatment Dagu Berlipat, Pasien Disarankan untuk Rutin Mencuci Wajah, Ini Alasannya

- Mempercepat penyembuhan luka pada kulit

- Antioksidan

3 dari 4 halaman

- Membantu menghambat penuaan dini

- dan membantu membuat kolagen (kulit kenyal).

Kondisi yang Tak Dianjurkan Suntik Putih

Sebelum melakukan tindakan suntik untuk memastikan kondisi kulit terlebih dahulu.

Salah satu masalah yang kerap datang pada kulit ialah jerawat.

Ilustrasi alami masalah jerawat
Ilustrasi alami masalah jerawat (cewekbanget.grid.id)

Berdasarkan pernyataan Azizah, meski berjerawat seseorang masih aman jika ingin melakukan suntik putih vitamin C.

Justru dengan penggunaan suntik vitamin C pada saat berjerawat bisa untuk proliferasi kulit atau regenerasi kulit.

"Justru vitamin C ini bagus untuk regenerasi kulit," ungkap Azizah.

Baca juga: Atasi Kulit Kusam, Berjerawat hingga Berkomedo dengan Berbagai Perawatan Kecantikan Berikut Ini

Berbeda jika memiliki sejumlah kondisi tertentu yang memang sebaiknya tak melakukan suntik putih.

Berikut ini sejumlah kondisi yang tak diperbolehkan suntik putih.

4 dari 4 halaman

Antara lain:

- Ibu hamil

Ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil (Pixabay)

- Ibu menyusui

- Penderita kencing manis

- Penderita batu ginjal

- Penderita saluran cerna (BAB berdarah)

Baca juga: Apakah Luka Kering Tidak Baik untuk Dikupas Sebab Meninggalkan Bekas? Ini Kata Dokter

- Pengguna obat-obatan antikoagulan

- Pengguna obat-obatan antipendarahan

- Pasien dengan rendah diet natrium.

Salah satu alasan suntih putih tak bisa digunakan yakni, bisa berisiko vitamin C yang digunakan untuk suntih putih akan keluar di ginjal lalu membentuk batu.

Jangan Asal Suntik Putih

Meski suntik putih diperbolehkan, namun tetap saja masyarakat perlu berhati-hati.

Jangan mencoba untuk melakukan suntik putih pada orang yang tidak berkompeten.

Ilustrasi seseorang yang melakukan suntik putih
Ilustrasi seseorang yang melakukan suntik putih (freepik.com)

Hanya profesi dokter yang berwenang melakukan tindakan suntik putih.

"Sekarang banyak yang suntik putih manggil orang ke rumah atau salon."

"Nah itu sebenarnya berbahaya, pasien harus pintar dan kritis. Tanyakan apa yang sebenarnya di suntikan pada tubuh," imbau Azizah.

Disamping memastikan bahan yang akan disuntikkan pada tubuh, pasien juga sebaiknya bertanya mengenai efek samping yang mungkin terjadi.

Asal Muasal Suntik Putih

Sebenarnya suntik putih belum pernah dibahas secara khusus oleh suatu jurnal atau penelitian.

Mengingat, adanya suntik putih diawali dari penelitian terhadap pengobatan pasien kanker prostat atau kolon.

Kandungan yang digunakan ialah vitamin C dan glutathione megadose.

Ilustrasi vitamin c
Ilustrasi vitamin c (grid.id)

Hasilnya, mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dan mencerahkan kulit.

"Setelah itu sering dilakukan suntik putih tersebut," ucapnya dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribun Lampung News Video.

Di Indonesia suntik putih yang marak dilakukan ialah menggunakan 3 kadungan.

Di antaranya:

Baca juga: Pastikan Mendapat Cukup Asupan Vitamin C, Berperan dalam Penyembuhan Luka dan Sederet Hal Ini

- Vitamin C

- Glutathione megadose

- dan kromosom.

Namun dari 3 kandungan di atas, hanya vitamin C sajalah yang sudah disetujui oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

"Jadi sebenarnya suntik glutathione megadose dan kromosom itu tidak ber-BPOM di Indonesia, karena sampai saat ini saya belum pernah menemukan ijinnya," kata Azizah.

Penjelasan dr. Azizah Amalia Bastian, Sp.KK ini dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribun Jabar Video.

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Selanjutnya
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved