Breaking News:

Bagaimana Mengatasi Sariawan yang Berulang? Berikut Penjelasan Dokter

Hampir semua orang pernah mengalami sariawan. Namun beberapa diantaranya kerap mengalami sariawan berulang hingga membuat tidak nyaman.

health.grid.id
ilustrasi seseorang yang mengalami sariawan 

TRIBUNHEALTH.COM - Kebetulan drg. Anastasia menemukan pada pasien-pasien yang memiliki masalah gigi, misalkan saja gigi berlubang atau kondisi-kondisi yang lain dan mmicu lidahnya sering menyedot-nyedot area gigi.

Kejadian tersebut kebetulan lebih sering terjadi pada kasus yang juga dibersamai dengan karies gigi, sehingga terdapat permukaan yang tajam.

drg. Anastasia menduga kejadian ini memicu iritasi pada area tersebut yang berulang terus menerus dan memicu kejadian kanker.

Awalnya pasien menduga sebagai sariawan.

Infeksi lokal tidak hanya sekedar memicu kejadian sariawan atau stomatitis aftosa, tetapi pada beberapa kasus bahkan bisa memicu kejadian kanker.

Stomatitis aftosa memiliki faktor-faktor predisposisi.

ilustrasi seseorang yang mengalami sariawan
ilustrasi seseorang yang mengalami sariawan (health.grid.id)

Baca juga: Waspada, Sariawan Tenyata Bisa Menandakan Adanya Kanker Rongga Mulut

Banyak pasien yang menanyakan bagaimana cara menyembuhkan dengan tepat.

Sariawan memiliki 3 tipe yakni minor, mayor dan herpes forma, dari ketiga tipe sariawan tersebut bisa sembuh total.

Jika dokter sudah memberikan tindakan, maka sifatnya bukan berupa tindakan kuratif tetapi hanya upaya-upaya dari dokter untuk memberikan edukasi agar tidak melakukan kebiasan yang memicu kejadian trauma pada sariawan tersebut.

Karena kebiasaan buruk bisa memicu kejadian lain yang bisa lebih parah.

Selain itu, tindakan yang dilakukan dokter adalah untuk mereduksi rasa sakit.

Bahkan beberapa pasien mengeluhkan sakit gigi dan mengira giginya bermasalah dan ternyata dikarenakan adanya sariawan yang bisa sembuh dengan spontan.

drg. Anastasia menyampaikan, yang bisa dilakukan oleh dokter adalah berusaha memperpendek perjalanan.

Apabila dokter memberikan terapi atau tindakan, berarti sifatnya demikian.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati. Seorang dokter gigi.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved