Breaking News:

Waspada Ibu Hamil Beresiko Terpapar Covid-19, Berikut Penjelasan dr. Joeal Osbert Sp.OG

Virus covid-19 bisa menginfeksi siapa saja. Ternyata ibu hamil lebih beresiko tertular covid-19 karena sistem imun pada ibu hamil tidak optimal.

freepik.com
ilustrasi ibu hamil 

TRIBUNHEALTH.COM - Ibu hamil jelas lebih beresiko untuk terkena covid-19 dibandingkan orang yang tidak hamil.

dr. Joeal Osbert menyampaikan bahwa tubuh ibu hamil beradaptasi karena adanya janin di dalam tubuhnya, janin merupakan benda asing untuk ibu hamil.

Tubuh akan menekan sistem imun ibu, agar tidak menyerang janin.

Otomatis pertahanan tubuh akan lebih rendah atau menurun, jika sudah seperti ini maka ibu hamil akan mudah terinfeksi.

dr. Joeal Osbert juga menyampaikan, yang paling penting adalah melindungi diri sendiri dengan cara menjaga imun tetap optimal.

Menjaga imun tetap optimal misalnya dengan konsumsi makanan bergizi dan minum vitamin,.

Ibu hamil boleh beraktivitas diluar rumah, jika tidak beraktivitas diluar rumah maka ibu hamil bisa sakit karena stress, yang terpenting tetap mematuhi protokol kesehatan.

ilustrasi ibu hamil
ilustrasi ibu hamil (freepik.com)

Baca juga: Daftar Gejala Omicron pada Orang yang Telah Divaksin Penuh, Kelelahan dan Pilek Jadi yang Teratas

dr. Joeal Osbert mengatakan, dari 100 persen ibu hamil yang diperiksa sekitar 11 persen yang positif covid-19, dan dari 11 persen tersebut terdapat 52% nya adalah OTG atau orng tanpa gejala.

Rekomendai dari POGI (persatuan obstetri dan ginekologi Indonesia) mengatakan perlu dilakukan screening dan diagnosis pada ibu hamil yang akan melahirkan.

Pada ibu hamil yang hendak melahirkan atau memiliki keluhan sakit perut meskipun belum melahirkan, dan ketika di rumah sakit perlu dilakukan screening.

dr. Joeal Osbert menyampaikan, sebenarnya bawah standart dengan dilakukan PCR, tetapi jika dilakukan PCR biaya lebih mahal dan waktunya lebih lama sehingga hanya dilakukan tes Antigen atau screening dengan gejala-gejala yang dialami oleh ibu hamil.

Sedangkan pada ibu hamil yang belum waktunya melahirkan misalnya prematur atau ibu hamil yang masih dirumah perlu periksa jika mengalami gejala.

Baca juga: Waspada, Penyakit Gusi Bisa Jadi Tanda Kadar Gula Darah yang Buruk dan Tak Terkontrol

Gejalanya seperti demam, batuk, flu, badan lemas, atau merasakan keluhan yang tidak biasa sebaiknya segera memeriksakan diri.

Jika ibu kontak erat dengan pasien covid juga harus memeriksakan diri.

Yang termasuk ontak erat yang ialah jaraknya 1 meter dengan waktu 15 menit.

Apabila hari ini hasil periksa menunjukkan negatif, sebaiknya tunggu 5 hari lagi karena virus memiliki masa inkubasi.

Masa inkubasi adalah dari masuknya virus ke tubuh sampai menimbulkan gejala.

Selama masa inkubasi kemungkinan belum terdeteksi diantigen.

Ini disampaikan pada channel Tribun Manado bersama dengan dr. Joeal Osbert, Sp.OG. Seorang dokter spesialis kebidanan & kandungan.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved