Breaking News:

Daftar Gejala Omicron pada Orang yang Telah Divaksin Penuh, Kelelahan dan Pilek Jadi yang Teratas

Virus corona masih ada, hanya saja gejalanya lebih ringan karena efek vaksinasi yang sudah meluas

Pixabay.com
Ilustrasi daftar gejala omicron pada orang yang telah divaksin 

TRIBUNHEALTH.COM - Pandemi Covid-19 memang telah terkontrol dan mulai menurun di berbagai belahan dunia.

Namun ini bukan berarti pandemi benar-benar telah berakhir.

Virus corona masih ada, hanya saja gejalanya lebih ringan karena efek vaksinasi yang sudah meluas.

Bahkan ahli kesehatan menyebut setengah dari kasus pilek di Inggris mungkin disebabkan oleh Covid-19.

Karenanya, ilmuwan terus melacak gejala infeksi Covid-19, termasuk omicron yang kini masih mendominasi.

Tanda yang paling ditekankan para ahli adalah batuk, pilek, dan kelelahan.

Gejala paling umum pada orang yang divaksinasi lengkap

ilustrasi vaksinasi covid-19
ilustrasi vaksinasi covid-19 (bobo.grid.id)

Para peneliti di Norwegia melakukan penelitian dengan mewawancarai 111 dari 117 tamu yang datang ke sebuah pesta pada 26 November 2021 di mana terjadi wabah Omicron.

Dari kelompok yang diwawancarai, 66 memiliki kasus definitif Covid dan 15 memiliki kemungkinan kasus, dilansir Independent.co.uk, Minggu (14/8/2022).

Dari 111 peserta, 89 persen telah menerima dua dosis vaksin mRNA dan tidak ada yang menerima suntikan booster.

Baca juga: Waspada Varian Baru Covid BA.2.75 yang Sudah Masuk Indonesia, Pemerintah Gencarkan Vaksin Booster

Menurut temuan yang diterbitkan dalam jurnal penyakit menular dan epidemiologi Eurosurveillance, ada delapan gejala utama yang dialami oleh kelompok pengunjung pesta yang divaksinasi penuh.

Gejala yang dimaksud antara lain: batuk terus-menerus, pilek, kelelahan, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, demam dan bersin.

Studi ini menemukan bahwa batuk, pilek, dan kelelahan adalah gejala paling umum pada individu yang divaksinasi, sementara bersin dan demam paling jarang terjadi.

Pakar kesehatan masyarakat juga menambahkan mual ke daftar gejala ini pada orang yang divaksinasi yang telah tertular varian Omicron.

Ilustrasi kasus Covid-19 alami peningkatan
Ilustrasi kasus Covid-19 alami peningkatan (Pixabay.com)

Baca juga: China Laporkan Kemunculan Virus Baru Bernama Langya, Berasal dari Tikus

Meskipun vaksin melindungi terhadap risiko virus yang lebih serius, masih mungkin untuk tertular Covid bahkan jika telah mendapat vaksin dan booster.

Sifat gejala yang ringan membuat sulit bagi orang untuk membedakan virus dari flu biasa.

Tetapi, menurut Profesor Tim Spector, dari aplikasi ZOE Covid, sekitar 50 persen dari "'pilek baru' saat ini, pada kenyataannya, adalah Covid".

Dua tanda peringatan Omicron

ilustrasi virus varian omicron
ilustrasi virus varian omicron (tribunnews.com)

Para ahli juga menjelaskan ada dua gejala berbeda yang bisa menjadi tanda tes positif sudah dekat: kelelahan dan pusing atau pingsan.

Lebih dari sekadar merasa lelah, kelelahan dapat diterjemahkan menjadi nyeri tubuh dengan menyebabkan otot yang sakit atau lemah, sakit kepala, dan bahkan penglihatan kabur dan kehilangan nafsu makan.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved