Breaking News:

Kenali Jenis Pengobatan pada Penyakit karena Infeksi dari Apoteker Mercya, M.Si

Berikut ini jenis pengobatan penyakit infeksi menurut Apoteker Mercya, M.Si

Pixabay
Ilustrasi resep dokter 

TRIBUNHEALTH.COM - Secara umum penyakit terbagi menjadi 2 jenis, yakni penyakit karena infeksi serta penyakit karena gangguan fungsi organ.

Penyakit karena infeksi bisa berasal dari mikroorganisme, seperti bakteri, jamur, dan virus.

Pengobatan penyakit infeksi terbagi lagi menjadi 3 jenis, dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribun Jabar Video antara lain:

Baca juga: Memahami Penanganan Diare yang Disebabkan Infeksi, Begini Ulasan Dokter

1. Terapi Kausatif

Terapi ini bertujuan untuk membunuh penyebab penyakit infeksi.

2. Terapi simtomatis

Ilustrasi pemeriksaan dokter
Ilustrasi pemeriksaan dokter (wow.tribunnews.com)

Pada terapi jenis satu ini berfokus dalam menurunkan gejala yang timbul.

3. Terapi suportif

Berperan untuk mendukung tubuh agar sistem imun cukup kuat dalam membunuh bakteri.

Namun jika seorang pasien mengalami gejala parah, maka pengobatan yang dilakukan ialah pemberian anti virus.

Baca juga: Kenali Bahaya Infeksi Virus Covid-19 pada Ibu Hamil yang Disampaikan oleh dr. Bayu Winarno Sp.OG

2 dari 4 halaman

Menurut penuturan Mercya, membunuh virus dan bakteri dilakukan dengan cara berbeda.

"Ketika membunuh bakteri, dilihat apa yang spesifik dari bakteri yang berbeda dengan manusia."

"Misalnya manusia memiliki ribosom yang tipenya berbeda dengan bakteri, maka kita bunuh bakteri dengan menghambat ribosom itu," terang Mercya.

Ilustrasi bakteri
Ilustrasi bakteri (Kompas.com)

Berbeda dengan virus, perlu diketahui bahwa virus bukanlah makhluk hidup.

Di dalam tubuh virus hanya ada materi genetik DNA dan RNA.

Baca juga: Terdapat 8 Orang Tertular Virus Omicron BA.4 dan BA.5 , WHO Sebut Covid-19 di Indonesia Masih Baik

Virus bisa hidup ketika masuk di dalam makhluk hidup dan memperbanyak diri (bereplikasi) di dalam tubuh makhluk hidup.

Maka dari itu dalam pengobatannya tidak bisa untuk membunuh virus, melainkan bertujuan untuk menghambat virus bereplikasi.

Vaksin Atasi Infeksi Virus Cacar Monyet

Saat ini masyarakat dunia sedang dihebohkan dengan adanya penyebaran cacar monyet.

Diketahui, untuk menghalang penyebaran semakin meluas, vaksin cacar monyet sangat efektif untuk digunakan.

Ilustrasi vaksinasi cacar monyet
Ilustrasi vaksinasi cacar monyet (Freepik.com)
3 dari 4 halaman

Mercya menyebut sebaiknya pemberian vaksin dilakukan sebelum seseorang terpapar virus cacar monyet.

Hal ini dipercaya, apabila suatu saat terkena penyakit cacar monyet dapat terhindar dari gejala.

"Sebelum terkena divaksin, supaya nanti kalau virusnya datang sudah tidak ada lagi gejala,"
," katanya.

Baca juga: Mengenal Gejala dan Penyebab Herpes Zoster, Bisa Menulari Orang yang Belum Pernah Kena Cacar Air?

Berbeda, jika sudah terpapar dengan gejala yang berat lalu diberi vaksin, sebaiknya tidak perlu mendapatkan terapi pengobatan khusus.

Cukup melakukan pengobatan pada gejala yang dialami saja alias terapi simtomatis.

Jenis Vaksin Cacar Monyet

Vaksin berfungsi untuk mencegah terjadinya gejala penyakit yang parah dengan memasukkan virus yang sudah dilemahkan di dalam tubuh.

Sehingga diharapkan tubuh kita bisa menciptakan sistem imun yang lalu memiliki memori.

ilustrasi dilakukannya vaksinasi cacar
ilustrasi dilakukannya vaksinasi cacar (kompas.com)

Maka kedepannya, jika virus masuk ke tubuh sudah bisa mendeteksi.

Saat ini vaksin yang ada adalah vaksin cacar bukanlah vaksin yang khusus untuk cacar monyet.

"Jadi di 2013 sudah disetujui FDA untuk pengobatan vaksin cacar biasa," ujar Mercya.

Baca juga: Alami Alergi Debu, Bisakah Sembuh dengan Vaksin Influenza? dr. Prasna Pramita, Sp.PD-KAI Menjawab

4 dari 4 halaman

Kini vaksin yang sudah disetujui untuk vaksin cacar monyet ada 2 jenis.

Yakni Jynneos atau biasa disebut imvanex dan ACAM2000.

Vaksin Jynneos berasal dari virus yang mati namun memiliki antigen.

Ilustrasi sepasang suami istri yang sedang berkonsultasi dengan dokter
Ilustrasi sepasang suami istri yang sedang berkonsultasi dengan dokter (pixabay.com)

Sehingga tubuh masih bisa mengenal untuk sistem imun, maka dianggap lebih tidak berbahaya.

Sedangkan ACAM2000 berasal dari virus yang hidup.

Vaksin jenis ACAM2000 ini dinyatakan lebih berbahaya daripada Jynneos.

Baca juga: Vaksin HPV Menyebabkan Kemandulan? Begini Penjelasan Dr. dr. Tofan Widya Utami, SP.OG(K)

"Jadi lebih berbahaya sebenarnya karena menunjukkan gejala-gejala," kata Mercya.

Disebutkan, Jyenneos lebih efektif digunakan daripada ACAM2000.

Penjelasan Apoteker Mercya, M.Si ini dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribun Jabar Video.

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Selanjutnya
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved