Breaking News:

5 Alasan Ubi Jalar Cocok untuk Turunkan Berat Badan, Bisa Bikin Kenyang Lebih Lama

Selain rasa kenyang yang lebih lama, ubi jalar tetap memiliki sejumlah nutrisi penting yang tak boleh dihilangkan

Pixabay
Ilustrasi manfaat ubi jalar untuk turunkan berat badan 

TRIBUNHEALTH.COM - Ubi jalar merupakan makanan yang mudah dijumpai di Indonesia.

Selain itu, ubi jalar juga relatif mudah dijangkau dari segi harganya.

Meski murah, ubi jalar memiliki sejumlah kandungan nutrisi yang penting.

Bahkan, ubi jalar dianggap sebagai alternatif sehat dan secara ilmiah telah terbukti membantu menurunkan berat badan.

Berikut adalah 5 alasan mengapa ubi jalar cocok dikonsumsi ketika mencoba menurunkan berat badan, dilansir TribunHealth.com dari India Times.

Tinggi serat

Ilustrasi manfaat ubi jalar untuk kesehatan
Ilustrasi manfaat ubi jalar untuk kesehatan (Pixabay)

Baca juga: 4 Manfaaat Mengonsumsi Green Tea, Turunkan Berat Badan dan Bagus untuk Kesehatan Jantung

Ubi jalar kaya akan serat makanan, yang membantu penurunan berat badan.

Serat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama dan dengan demikian mencegahmakan berlebihan.

Serat juga mendorong pergerakan tinja dan mendukung produksi bakteri baik.

Mengkonsumsi ubi jalar kaya serat dapat meningkatkan metabolisme, pencernaan, dan dengan demikian membantu penurunan berat badan.

Karbohidrat baik yang kaya energi

Ilustrasi menurunkan berat badan
Ilustrasi menurunkan berat badan (Pixabay)

Baca juga: Berat Badan Turun Tiba-tiba dan Sejumlah Hal Berikut Bisa Jadi Tanda Awal Kanker

Karbohidrat tidak seharusnya diabaikan sepenuhnya, bahkan saat sedang berusaha menurunkan berat badan.

Karbohidrat memberi energi untuk berbagai fungsi, termasuk untuk jalan, naik tangga, dan banyak lagi.

Jika tubuh tidak memiliki cukup karbohidrat, seseorang tidak akan memiliki energi untuk tetap aktif dan sehat.

​Indeks glikemik (GI) rendah

ilustrasi kencing manis atau diabetes
ilustrasi kencing manis atau diabetes (batam.tribunnews.com)

Baca juga: Ini Cara Mendapatkan Berat Badan Ideal agar Memudahkan Seseorang untuk Bergerak

Indeks glikemik adalah peringkat karbohidrat dalam makanan, yang tergantung pada lonjakan glukosa yang ditimbulkannya dalam tubuh setelah dikonsumsi.

Makanan dengan GI tinggi dapat menyebabkan gula darah tinggi.

Mengkonsumsi terlalu banyak makanan ini dapat menyebabkan resistensi insulin dan bahkan meningkatkan risiko diabetes tipe II.

Meskipun ubi jalar manis, GI mereka rendah.

Orang dengan diabetes dapat mengkonsumsinya tanpa mengkhawatirkan kadar glukosa darah.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved