Breaking News:

Ditemukan Sub Varian Baru Covid-19, Ini Penjelasan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid

Menurut dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid varian XE, XD, dan XF belum terdeteksi di Indonesia, begini penjelasan selengkapnya.

Pixabay.com
Ilustrasi Covid-19 yang mengintai manusia, menurut dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid varian XE, XD, dan XF belum ditemukan di Indonesia 

TRIBUNHEALTH.COM - Sebentar lagi umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 2022.

Ini merupakan Hari Raya Idul Fitri ketiga selama pandemi Covid-19.

Di Indonesia seluruh aktivitas ibadah dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Meskipun diketahui jika kondisi Covid-19 secara nasional terus-menerus membaik, namun kita harus tetap waspada.

Jika dilihat, indikator penanganan Covid-19 secara nasional masih menunjukkan bahwa sistem ketahanan kesehatan kita terhadap pandemi berjalan dengan baik.

"Kasus konfirmasi dilaporkan, walaupun masih sedikit terjadi fluktuatif, kemarin dilaporkan kasus sebanyak 2.930. Ada peningkatan kalau kita lihat dibandingkan beberapa hari sebelumnya, tapi ini sebenarnya terjadi penurunan yang cukup signifikan," ucap dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid.

Baca juga: dr. Satya Perdana Paparkan Jika Tidak Ada Pantangan Makanan atau Minuman Setelah Infus Whitening

Ilustrasi virus corona varian baru, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid paparkan varian baru
Ilustrasi virus corona varian baru, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid paparkan varian baru (Pexels)

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Program Vaksinasi Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Kementerian Kesehatan RI edisi 12 April 2022.

Baca juga: Berapa Lama Perawatan Pengencangan Vagina Bisa Bertahan? Begini Jawaban dr. Irmadani Intan Pratiwi

Secara nasional, varian Omicron mendominasi varian Covid-19 terutama jika dilihat terdapat kenaikan proposi dari sub varian BA.2.

Menurut dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid varian yang cukup mendominasi adalah varian Omicron.

dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid menambahkan jika saat ini varian Delta semakin menurun distribusinya di Indonesia.

Diharapkan bahwa target dari pemeriksaan genome sequencing bisa terus tingkatkan walaupun kasus konfirmasi positif terus terjadi penurunan.

Karena dengan mempertahankan spesimen jumlah pemeriksaan genome sequencing, kita bisa mendeteksi jika terdapat perkembangan dari sub varian maupun varian-varian baru.

Sehingga penurunan dari kasus konfirmasi harian harusnya tetap kita lakukan upaya untuk mempertahankan target pemeriksaan spesimen untuk genome sequencing.

Jika dilihat dari hasil pemeriksaan, diketahui saat ini secara global sudah menemukan sub varian baru yang mungkin dikenal sebagai varian XE, XD, dan XF.

Baca juga: Menurut drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K), Penggunaan Kawat Gigi Bisa Memengaruhi Bentuk Rahang

Ilustrasi varian baru XD, XE, XF
Ilustrasi varian baru XD, XE, XF, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid sebut yang mendominasi adalah varian Omicron (kompas.com)

Baca juga: Dokter Tegaskan Jika Treatment Vagina Tightening Tidak Akan Memengaruhi Siklus Menstruasi

Varian XE

Varian XE merupakan gabungan daripada genetik yang dilihat dari sub varian BA.1 dan BA.2

Hal ini pertama kali terdeteksi dari spesimen di tanggal 19 Januari 2022 di Inggris.

Di Inggris sudah terdapat 763 kasus varian XE yang ditemukan.

"Dikatakan bahwa dia lebih cepat menular dibandingkan varian BA.2, tetapi kemudian belum cukup bukti-bukti epidemiologis untuk memperlihatkan perubahannya di dalam masyarakat," tutur dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid.

Sampai saat ini baik XE, XD, maupun XF ini belum ditemukan di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved