Breaking News:

dr. Ayuthia Paparkan Penyebab Serangan Jantung saat Berolahraga yang Mengakibatkan Kematian

Penyakit jantung termasuk masalah kesehatan yang sering dijumpai. Perlu diwaspadai bahwa serangan jantung dapat mengancam kesehatan dan nyawa seseoran

kompas.com
ilustrasi seseorang yang mengalami serangan jantung saat berolahraga 

TRIBUNHEALTH.COM - Olahraga adalah aktivitas yang bermanfaat bagi tubuh.

Namun, kita juga perlu memperhatikan beberapa hal dalam berolahraga, agar olahraga memberikan manfaat yang baik untuk tubuh kita.

Seperti halnya organ jantung, untuk menjaga organ jantung tetap sehat adalah dengan berolahraga secara rutin.

Dalam berolahraga setiap individu harus mengetahui batasannya agar tidak menimbulkan serangan jantung dan serangkaian masalah pada organ jantung lainnya.

Kematian akibat serangan jantung saat berolahraga kerapkali terjadi.

Terlambat mendapat pertolongan hingga menyebabkan kematian pada seseorang saat berolahraga bukan hanya satu-satunya kematian ketika berolahraga.

ilustrasi seseorang yang mengalami serangan jantung saat berolahraga
ilustrasi seseorang yang mengalami serangan jantung saat berolahraga (kompas.com)

Baca juga: Waspada, Adanya Tumor Ganas pada Ovarium Dapat Menekan Organ-organ pada Tubuh

Kejadian ini tidak serta merta terjadi, terdapat faktor pemicu serangan jantung hingga menimbulkan kematian.

Berikut adalah tanda-tanda adanya masalah jantung saat berolahraga yang perlu dipahami:

- Dada terasa tidak nyaman

- Sesak

2 dari 3 halaman

- Sakit kepala

- Kelainan pada irama jantung

- Tubuh merasa tidak nyaman

- Berkeringat dingin hingga terasa mual atau muntah

Beberapa kasus kematian akibat serangan jantung saat olahraga, umumnya dipicu dari porsi olahraga yang terlalu berlebih.

Baca juga: Benarkah Gejala Awal Kanker Ovarium adalah Perut Sering Kembung? Simak Penjelasan dr. Hervy

Hal ini tentu saja menyebabkan detak jantung akan bekerja lebih berat untuk memnuhi kebutuhan oksigen saat berolahraga.

Ketika kita berolahraga, tentu saja otot-otot kita menjadi lebih aktif.

Otot menjadi aktif ini memerlukan oksigen dan darah yang lebih besar dibandingkan sebelumnya saat kita istirahat.

Sehingga jantung harus berperan dengan memompa darah lebih besar daripada saat istirahat.

Dengan berolahraga, maka lambat laun performa jantung akan meningkat, sirkulasi darah akan lebih lancar dan alah satunya ialah memicu pembuatan pembuluh-pembuluh darah baru.

3 dari 3 halaman

Jantung bekerja lebih berat dengan meningktakan detak jantung.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan dr. Ayuthia Sedyawan Ardhana, Sp.JP. Seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Kamis (3/6/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved