Breaking News:

Vaksinasi Covid-19 Masih Sangat Efektif untuk Seluruh Varian Omicron Baik BA.1, BA.2, Maupun BA.3

Menurut dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid karakteristik Omicron BA.2 memiliki tingkat transmisi yang tinggi atau lebih cepat menular.

kompas.com
Ilustrasi varian Omicron BA.2, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid sebut sudah terdeteksi di Indonesia sejak Januari 2022 

 TRIBUNHEALTH.COM - Situasi global pada lebih dari 170 negara saat ini menunjukkan adanya penurunan sebagai respons dari kondisi varian Omicron.

Penurunan kasus didominasi oleh negara-negara di regional Amerika dan Eropa.

Penurunan kasus di tingkat global secara mingguan sebesar 5% dan kematian secara mingguan sebesar 8%.

Beberapa negara dengan penambahan kasus baru terbesar yaitu Korea Selatan, Jerman, Vietnam, Rusia, dan Jepang.

Di tingkat nasional tercatat penurunan kasus baru adalah sebesar 32% dan penurunan jumlah kematian baru sebesar 5%.

Baca juga: dr. Halim Perdana Kusuma Sebut Penderita Vitiligo Tak Boleh Terlalu Lama Terpapar Sinar Matahari

Ilustrasi subvarian Omicron BA.2
Ilustrasi subvarian Omicron BA.2, begini kata dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid (kompas.com)

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Program Vaksinasi Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Kementerian Kesehatan RI edisi 15 Maret 2022.

Tentunya penurunan kasus baru berdampak pada penurunan kasus aktif yang artinya pasti akan mengurangi beban pada sistem kesehatan terutama rumah sakit.

Beberapa negara yang sedang diamati dan dipelajari laju penularannya adalah seperti Hongkong, Korea Selatan dan Inggris yang kita ketahui mengalami peningkatan kasus perawatan karena adanya peningkatan varian baru dari Omicron yaitu varian Omicron BA.2.

Baca juga: Gigi Anak yang Mengalami Karies dan Sudah Tak Bisa Dipertahankan, Biasanya Disarankan untuk Dicabut

Tentunya kejadian ini perlu terus dimonitor dan dipelajari, terutama karakteristik Omicron varian BA.2 karena itu pemerintah selalu mengingatkan untuk tidak pernah lengah dengan protokol kesehatan, gunakan masker dengan benar serta segera melengkapi vaksinasi Covid-19.

ilustrasi virus covid-19 varian omicron, simak penjelasan
ilustrasi virus covid-19 varian omicron, simak penjelasan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid(regional.kompas.com)

Hal pengamatan pemerintah hingga saat ini terkait karakteristik Omicron BA.2 memiliki tingkat transmisi yang tinggi atau lebih cepat menular.

Tentunya tingkat keparahan apabila seseorang terinfeksi, gejala-gejala yang timbul adalah mirip dengan varian Omicron BA.1 yang tentunya diketahui merupakan varian yang mendominasi distribusi virus Covid-19 di Indonesia.

Mengenai vaksinasi Covid-19 apapun jenisnya saat ini yang digunakan di Indonesia masih sangat efektif untuk seluruh varian Omicron baik BA.1, BA.2, maupun BA.3.

Baca juga: Menurut dr. Halim Perdana, Penderita Vitiligo Disarankan Menghindari Sinar Matahari Agar Tak Meluas

Pada prinsipnya adalah melengkapi vaksinasi dua dosis dan tentunya dengan adanya penambahan vaksin dosis ketiga atau booster akan meningkatkan pertahanan kita termasuk terhadap sub varian Omicron ini.

Di Indonesia, varian Omicron BA.2 sudah terdeteksi sejak bulan Januari 2022.

Ilustrasi virus corona varian omicron, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid sarankan segera lengkapi vaksinasi
Ilustrasi virus corona varian omicron, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid sarankan segera lengkapi vaksinasi (Pixabay)

Baca juga: Tak Hanya Orang Dewasa Saja, Anak-anak Juga Perlu Melakukan Pemeriksaan Rutin Ke Dokter Gigi

Penjelasan Juru Bicara Pemerintah untuk Program Vaksinasi Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Kementerian Kesehatan RI edisi 15 Maret 2022.

(Tribunhealth.com/Dhianti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved