Breaking News:

Kenali Perbedaan Karies Susu Botol dan Karies Rampan Menurut drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA

drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA menuturkan jika pada anak terdapat dua jenis karies yang paling umum terjadi.

pixabay.com
ilustrasi rampan karies pada anak, begini penjelasannya menurut drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA 

TRIBUNHEALTH.COM - Karies merupakan istilah medis dari gigi berlubang.

Pada anak terdapat dua jenis karies yang paling umum terjadi, yakni karies susu botol dan karies rampan.

Karies botol dan rampan sama-sama diawali dengan kemunculan area kecokelatan pada gigi yang merupakan cikal bakal perkembangan gigi berlubang.

Karies susu botol merupakan bentuk kerusakan gigi yang dipicu oleh sisa minuman akibat anak sering tertidur saat masih minum susu dengan botol.

Sementara, karies rampan merupakan gigi berlubang yang disebabkan oleh sisa-sia makanan yang menumpuk menjadi plak pada permukaan gigi anak.

Baca juga: Ketahui Derajat Keparahan Hernia, Menurut Penuturan dr. Muhammad Singgih Nugraha

ilustrasi anak mengonsumsi susu menggunakan botol dan mengalami karies botol, simak ulasan drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA
ilustrasi anak mengonsumsi susu menggunakan botol dan mengalami karies botol, simak ulasan drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA (kompas.com)

Menurut drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA, karies susu botol adalah bentuk yang lebih spesifik dari karies rampan yang terjadi pada usia tertentu.

Hal ini disampaikan oleh Spesialis Kedokteran Gigi Anak, drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk.

drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA menambahkan jika proses terjadinya karies rampan sangat cepat sekali.

Baca juga: dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS Berikan Tips Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita

Perlu diketahui jika gigi tersusun dari 3 komponen atau 3 lapisan mulai dari email gigi, dentin, dan pulpa atau saraf gigi.

Biasanya rampan karies langsung menyerang pulpa gigi atau saraf gigi sehingga anak-anak cepat sekali mengeluh sakit.

2 dari 3 halaman

Bahkan kondisi ini bisa menyebabkan anak susah tidur hingga susah makan.

ilustrasi gigi rampan pada anak, begini kata drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA
ilustrasi gigi rampan pada anak, begini kata drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA (Kompas.com)

Berdasarkan penuturan drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA rampan karies tidak hanya menyerang 1 gigi saja, akan tetapi menyerang banyak gigi.

Penyebab utama karies adalah kebersihan rongga mulut yang tidak pernah diperhatikan.

Hal ini lantaran saat masih kecil anak tidak dibiasakan untuk menggosok gigi.

Baca juga: Benarkah Minyak Zaitun Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan Sistem Reproduksi Wanita? Begini Ulasannya

Selain itu, intake makanan yang tingg9i gula atau makanan lengket mempercepat proses karies karena tak sedikit orang tua yang memberikan makanan manis kepada anak dengan frekuensi yang sering.

Bisa juga pada saat memberikan MPASI atau makanan pendamping ASI, orang tua tidak memberikan jeda saat memberikan makan kepada anak.

Pasalnya karies rampan lebih sering terjadi pada anak-anak usia di bawah 5 tahun, namun paling banyak ditemukan pada usia 4 tahun.

Profil drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA
Profil drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA (Dentamedica care center)

Sebenarnya orang dewasa juga bisa mengalami karies rampan.

Pada karies botol biasanya terjadi saat anak berusia 1-2 tahun yang mana masih menyusu baik melalui botol, ASI, atau sippy cup.

Baca juga: Vampire Facial Direkomendasikan untuk Beberapa Masalah Kulit, Begini Kata dr. Irmadani Intan Pratiwi

Penjelasan Spesialis Kedokteran Gigi Anak, drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 25 Desember 2021.

3 dari 3 halaman

(Tribunhealth.com/Dhianti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.comkariesKaries Nutrition Bottlerampan kariesdrg. Wiwik Elnangti Wijaya Sp.KGA.gigi anakGigi Susu
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved