Breaking News:

dr. Melly Mayasari, Sp.DV Paparkan Aturan Penggunaan Pelembab Bagi Penderita Dermatitis Atopik

dr. Melly Mayasari, Sp.DV menyebutkan pelembab harus digunakan sesuai dengan aturan dan tidak boleh digunakan secara sembarangan.

Freepik.com
Ilustrasi krim pelembab yang digunakan oleh penderita dermatitis atopik 

TRIBUNHEALTH.COM - Dermatitis atopik ialah suatu peradangan yang terjadi pada kulit akibat adanya kerusakan pada barrier kulit.

Pada penderita dermatitis atopik, kondisi kulitnya tidak mampu menahan air dalam keadaan normal yang ditandai dengan munculnya radang atau ruam pada kulit serta kulit kering hingga pecah-pecah.

Menurut dr. Melly, penanganan pada dermatitis atopik selain menggunakan anti inflamasi juga didampingi dengan penggunaan pelembab.

Penderita dermatitis atopik harus rajin menggunakan pelembab karena pelembab memiliki tujuan untuk mencegah terjadinya kekambuhan pada dermatitis atopik.

Dilansir TribunHealth.com, Dokter Spesialis Dermatovenereologi, dr. Melly Mayasari, Sp.DV memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribun Jabar Video.

dr. Melly menjelaskan, penggunaan pelembab juga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit saat itu, apakah kondisi kulit sedang kering, kulit agak basah, atau kulit sedang lecet.

Pasalnya pelembab memiliki berbagai jenis, seperti saleb, krim, dan lotion, sehingga penting untuk memahami kondisi kulit agar dapat memilih jenis pelembab yang tepat.

dr. Melly memaparkan, pelembab harus digunakan sesuai dengan aturan dan tidak boleh digunakan secara sembarangan.

Baca juga: Penderita Dermatitis Atopik Wajib Gunakan Pelembab untuk Mencegah Kekambuhan, Simak Ulasan dr. Melly

Ilustrasi penderita dermatitis atopik yang menggunakan pelembab
Ilustrasi penderita dermatitis atopik yang menggunakan pelembab (Freepik.com)

Berikut ini aturan penggunaan pelembab bagi penderita dermatitis atopik.

1. Pelembab dianjurkan digunakan dalam waktu minimal 3 menit setelah mandi

2 dari 4 halaman

2. Penggunaan pelembab dapat diulang 2-3 kali sehari atau lebih sesuai dengan kebutuhan

3. Ketika kulit terasa kering, pelembab boleh diaplikasikan berulang

4. Pastikan jumlah pelembab cukup 100-200 gr/ minggu

"Penggunaan jumlah pelembab tidak boleh sembarangan, kalau pada anak-anak jumlah penggunaan pelembab cukup 100-200 gr per minggu."

"Jadi kalau dihitung setiap harinya sekitar 14 gram atau satu setengah sendok makan," terang dr. Melly.

5. Pelembab bisa digunakan bersamaan dengan anti inflamasi topikal saat penyakit sedang aktif, namun harus konsultasi dengan dokter

"Kita bisa gunakan pelembab itu bersamaan dengan anti inflamasi apabila masih ada ruam, jika kondisi seperti ini harus melakukan konsultasi dengan dokter kulit," papar dr. Melly

6. Gunakan pelembab yang berminyak pada kulit yang kering

7. Pelembab yang mengandung banyak air untuk lesi yang meradang dan merah

8. Pelembab yang berbentuk lotion untuk wajah, kulit berambut, dan kulit yang tidak terlalu kering

3 dari 4 halaman

Menurut penuturan dr. Melly, ketika menggunakan pelembab pastikan mengetahui komposisi pada pelembab tersebut.

Apabila penggunaan pelembab dilakukan dalam jangka lama, hindari pelembab dengan kandungan anti inflamasi atau kandungan obat-obatan, sehingga tidak akan mengganggu fungsi dari kulit kita.

Baca juga: Penderita Dermatitis Atopik Wajib Perhatikan 5 Hal Berikut untuk Merawat Kesehatan Kulit

Ilustrasi krim pelembab yang digunakan oleh penderita dermatitis atopik
Ilustrasi krim pelembab yang digunakan oleh penderita dermatitis atopik (freepik.com)

Fungsi dari pelembab sendiri ada tiga jenis, sebagai berikut.

- bersifat oklusi

Oklusi adalah pelembab yang berfungsi untuk mempertahankan air di dalam kulit.

Ketika kita menggunakan pelembab dengan fungsi oklusi, maka air yang ada di dalam kulit tidak menguap.

- bersifat humectans

Humectans berfungsi untuk menarik air yang ada di permukaan kulit, air tersebut ditarik ke dalam kulit.

- bersifat emollients

Emollients itu berfungsi untuk mengisi air di dalam ruang-ruang antar sel kulit.

4 dari 4 halaman

Sehingga celah antar sel akan terisi air dan akan membuat kulit menjadi lebih licin.

"Jadi pelembab itu banyak fungsi dan jenisnya, pelembab yang ideal adalah pelembab yang memiliki 3 fungsi sekaligus yang terpenuhi dalam satu produk," jelas dr. Melly.

"Untuk penderita dermatitis atopik, pastikan menggunakan pelembab dengan 3 fungsi tersebut."

"Selain pelembab, penanganan pertama di rumah jika tidak ada pelembab bisa menggunakan minyak zaitun, namun jika kondisinya sudah meradang atau ruam parah, sebaiknya segera ke dokter," lanjutnya.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Dermatovenereologi, dr. Melly Mayasari, Sp.DV dalam tayangan YouTube Tribun Jabar Video paada 16 Februari 2022.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Selanjutnya
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved