Breaking News:

Pentingnya Memperhatikan Kesehatan Gigi dan Mulut, Hindari 5 Kebiasaan yang Merugikan Ini

Berikut ini simak penjelasan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati mengenai pentingnya memperhatikan kesehatan gigi dan mulut.

Freepik.com
Ilustrasi dokter gigi-simak penjelasan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati mengenai pentingnya memperhatikan kesehatan gigi dan mulut. 

TRIBUNHEALTH.COM - Menjaga kesehatan gigi dan mulut merupakan upaya penting yang harus dilakukan.

Mengingat sebagian masyarakat masih beranggapan, bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut bukanlah hal yang penting.

Bahkan dianggap seperti terpisah dari kesehatan badan secara keseluruhan.

Baca juga: Alasan Gigi Atas Anak Mudah Terkena Karies Susu Botol, Ini Kata drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA

Karena hal itu, tidak heran bila masih banyak masyarakat yang mengabaikan kesehatan gigi dan mulut.

"Padahal tidak ada satu bagianpun dalam tubuh kita yang berdiri sendiri," imbuh Anastasia dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribunnews.

Ilustrasi dokter memberikan tindakan kepada pasien yang mengalami masalah gigi.
Ilustrasi dokter memberikan tindakan kepada pasien yang mengalami masalah gigi. (Freepik.com)

Dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah mengontrol kesehatan gigi dan mulut pada dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Walaupun tidak memiliki keluhan pada rongga mulut.

Baca juga: Cara Mengantisipasi Bau Mulut pasca Alami Trauma, Simak Pesan dari Lettu Kes drg. Ari Wd Astuti

Selanjutnya, disamping itu perlu juga melakukan pemeriksaan mulut secara mandiri di rumah.

Pemeriksaan ini umum dikenal dengan SAMURI atau Periksa Mulut Sendiri.

Ilustrasi SAMURI (Pemeriksaan Mulut Sendiri)
Ilustrasi SAMURI (Pemeriksaan Mulut Sendiri) (Freepik.com)

SAMURI dianjurkan untuk dilakukan setiap hari dengan durasi yang bervariasi.

2 dari 4 halaman

Paling tidak 5 menit atau 60 menit.

Baca juga: Penyebab Bayi Lahir Sudah Tumbuh Gigi, drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA Ungkap Cara Penanganannya

"5 menit tidak apa-apa, asal dilakukan setiap hari. Sehingga jika ada sesuatu yang tidak biasa, kita bisa kenali sedini mungkin," ungkap Anastasia.

Dengan begitu, masalah yang dialami bisa segera dikonsultasikan dengan dokter gigi.

ilustrasi pasien yang sedang melakukan konsultasi dengan dokter gigi
ilustrasi pasien yang sedang melakukan konsultasi dengan dokter gigi (freepik.com)

Agar bisa secepatnya diketahui jenis anomali yang sedang berkembang di dalam tubuh secara dini.

Baca juga: drg. Nadia Sebut Penambalan Gigi dan Restorasi Menjadi Solusi Masalah Gigi Berlubang

Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Masalah Gigi dan Mulut

Berikut ini sejumlah kebiasaan buruk yang dapat menganggu kesehatan gigi dan mulut.

Antara lain:

1. Keliru membersihkan gigi geligi

Keliru dalam memilih jenis alat untuk membersihkan gigi geligi, bisa memicu masalah kesehatan gigi dan mulut.

Tidak jarang seseorang membeli sikat gigi dengan bulu yang terlalu keras.

Ilustrasi menyikat gigi
Ilustrasi menyikat gigi (tribunnews.com)
3 dari 4 halaman

Selain pemilihan alat yang salah, teknik penggunaan yang salah juga bisa menimbulkan masalah baru pada gigi dan mulut.

Kerusakan ini bisa terjadi pada material jaringan keras gigi maupun pada gusi.

Baca juga: Waspada, Peradangan Gusi Bisa Terjadi Akibat Penggunaan Tusuk Gigi yang Tidak Benar

2. Menggigit jari-jemari

Kebiasaan ini seringkali dilakukan pada saat seseorang sedang kondisi perasaan tidak baik.

Hal ini bisa memicu kejadian gangguan disfungsi dari tulang rahang.

Ilutrasi dampak kebiasaan menggigit jari
Ilutrasi dampak kebiasaan menggigit jari (tribunpontianakwiki.tribunnews.com)

Akhirnya dapat memicu kejadian gangguan pada persendian dan gigi bisa maju kedepan.

"Hal ini harus diantisipasi dengan menghentikannya," ucapnya.

Baca juga: Gigi Protrusif atau Gigi Maju Diakibatkan Adanya Abnormal Pertumbuhan dari Tulang Rahang

3. Mengemut es batu

Kebiasaan mengemut sekaligus menggigit es batu harus segera dihentikan.

Karena dapat memicu kejadian gigi menjadi pecah dan menimbulkan gangguan pada rahang.

Ilustrasi kebiasaan mengunyah es batu
Ilustrasi kebiasaan mengunyah es batu (bali.tribunnews.com)
4 dari 4 halaman

"Jadi secara fisik ini bisa menganggu jaringan keras gigi dan persendian tulang rahang," terang Anastasia.

Baca juga: Kasus Gigi Retak Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Ada Kaitan dengan Stres dan Bruxism

4. Menggertakan gigi

Menggertakan gigi disebut juga dengan kondisi bruxism.

Tindakan ini biasanya terjadi pada saat malam hari dan tidak disadari.

Meskipun pada beberapa orang telah melakukannya secara sadar.

Ilustrasi seorang laki-laki yang menggertakkan gigi saat tidur
Ilustrasi seorang laki-laki yang menggertakkan gigi saat tidur (health.tribunnews.com)

Bila sudah sering dilakukan, harus segera dihentikan.

Karena dapat menyebabkan gangguan pada gigi.

Baca juga: Pantangan yang Harus Dihindari Pasca Tindakan Pencabutan Gigi dari drg. A. Tajrin, M.Kes. Sp.BM (K)

5. Kebiasaan merokok

Merokok memiliki kaitan secara langsung pada kesehatan rongga mulut.

Karena dapat memicu berbagai kelainan.

Ilustrasi berhenti merokok
Ilustrasi berhenti merokok (Freepik)

Seperti:

- Gangguan pada gusi

- Halitosis (bau mulut)

- Rongga mulut menjadi kering

Baca juga: drg. Anastasia Sebut Penambalan Gigi Dapat Memicu Kejadian Trauma Jaringan Lunak Rongga Mulut

- Kanker rongga mulut

- Kerusakan gigi

- Muncul kerutan pada area bibir

Baca juga: Apakah Rekonstruksi Rahang Bisa untuk Menangani Bibir Sumbing? Simak Tanggapan drg. A. Tajrin, M.Kes

Penjelasan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati ini dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribunnews.

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.comdrg. R. Ngt. Anastasia Ririendrg. Anastasia RirienKesehatan gigikesehatan gigi dan mulutsikat gigiMerokok
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved