Breaking News:

dr. Pratidona Anasika Imbau Selalu Memakai Sunblock untuk Mencegah Adanya Melasma Pada Kulit

Menurut dr. Pratidona Anasika, paparan sinar matahari bisa menstimulasi melanosit, begini penjelasannya.

kompas.com
ilustrasi penggunaan sunscreen agar terlindung dari paparan sinar matahari, menurut dr. Pratidona Anasika biasanya melasma muncul pada area kulit yang terpapar sinar matahari 

TRIBUNHEALTH.COM - Paparan sinar matahari atau sinar ultraviolet bisa menstimulasi melanosit.

Melanosit akan membuat melasma yang hilang kemudian bisa muncul kembali apabila tidak diterapi dengan tepat.

Maka dari itu disarankan untuk melakukan perawatan dengan dokter kecantikan yang berkompeten.

Sehingga apabila ada keluhan bisa dipertanggungjawabkan.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Kecantikan, dr. Pratidona Anasika yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews program Sapa Dokter Kecantikan edisi 12 Januari 2022.

Baca juga: drg. Anastasia: Penggunaan Tusuk Gigi yang Tidak Benar dapat Mengakibatkan Cekungan pada Gusi

Ilustrasi flek hitam yang menganggu penampilan, dr. Pratidona Anasika sarankan untuk melakukan pencegahan daripada mengobati
Ilustrasi flek hitam yang menganggu penampilan, dr. Pratidona Anasika sarankan untuk melakukan pencegahan daripada mengobati (bali.tribunnews.com)

Menurut dokter, pengobatan melasma tidak bisa dalam waktu singkat.

"Pastinya kita butuh waktu dan waktu untuk melasma yang sudah yang perhatikan tidak mungkin cepat," imbuhnya.

Semua perawatan tentunya memerlukan sebuah proses.

Paparan sinar matahari menjadi salah satu faktor munculnya melasma pada area wajah.

Baca juga: dr. Mustopa : Konsumsi Karbohidrat Lain dan Nasi yang Berlebih Meningkatkan Kadar Gula Darah

Sehingga tak jarang dokter menyarankan pasien untuk melindungi kulitnya dengan penggunaan sunblock maupun sunscreen dengan SPF yang sesuai jenis kulit masing-masing individu.

2 dari 2 halaman

Bahkan meskipun tidak melakukan aktivitas di luar rumah tetap disarankan untuk menggunakan sunblock.

Ilustrasi menggunakan sunblock meski dirumah, dr. Pratidona Anasika anjurkan tetap menggunakan sunblock
Ilustrasi menggunakan sunblock meski dirumah, dr. Pratidona Anasika anjurkan tetap menggunakan sunblock (grid.ID)

Hal ini karena meskipun di rumah, seringkali masih melakukan aktivitas yang berhubungan dengan gadget, laptop, hingga memasak, dimana bisa memunculkan panas.

Dokter menambahkan jika dengan semakin tipisnya lapisan ozon, otomatis paparan sinar ultraviolet akan lebih mudah masuk ke dalam kulit.

Sehingga perlindungan atau pencegahan lebih baik daripada mengobati setelah terkena melasma.

Apabila melakukan pencegahan sejak dini dengan memakai sunblock, maka akan mengurangi risiko adanya melasma pada area wajah.

Baca juga: dr. Andi Siswandi Paparkan Beberapa Pemeriksaan yang Dapat Dilakukan Guna Memastikan Kanker Tiroid

Ilustrasi flek hitam pada wajah yang mengganggu penampilan, simak ulasan dr. Pratidona Anasika
Ilustrasi flek hitam pada wajah yang mengganggu penampilan, simak ulasan dr. Pratidona Anasika (pekanbaru.tribunnews.com)

Baca juga: Tak Hanya Terjadi pada Kulit Badan, Infeksi Jamur Juga Dapat Terjadi pada Kulit Kepala

Penjelasan Dokter Kecantikan, dr. Pratidona Anasika dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews program Sapa Dokter Kecantikan edisi 12 Januari 2022.

(Tribunhealth.com/Dhianti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved