Breaking News:

Adakah Kondisi Tertentu yang Tidak Diperbolehkan Menggunakan Clear Aligner? Simak Ulasan drg. Farra

Clear aligner memiliki fungsi yang sama dengan kawat gigi, yakni untuk merapikan gigi. Clear aligner berbentuk bening transparan dan mudah digunakan.

freepik.com
ilustrasi seseorang yang menggunakan clear aligner 

TRIBUNHEALTH.COM - Clear aligner adalah salah satu teknologi baru, yaitu cara merapikan gigi tanpa menggunakan behel atau kawat gigi.

Clear aligner berbentuk bening transparan, praktis dan lebih nyaman digunakan untuk meratakan struktur gigi dan sesuai dengan kondisi pasien.

Perbedaan clear aligner dan behel gigi berdasarkan bentuk sudah jelas berbeda.

Dilihat dari bentuk antara behel gigi dan aligner sangat berbeda, maka cara pemasangannya pun tentu saja juga berbeda.

drg. Farra menyampaikan bahwa belum menemukan pasien dengan adanya pasien dengan kondisi medis yang tidak diperbolehkan menggunakan clear aligner.

Pasien yang sudah memasuki usia lanjut pun diperbolehkan menggunakan clear aligner, tetapi dokter akan meminta pasien untuk melakukan X-Ray untuk mengetahui kondisi tulang dan gigi.

ilustrasi seseorang yang menggunakan clear aligner
ilustrasi seseorang yang menggunakan clear aligner (freepik.com)

Baca juga: Mengapa Penderita Asam Lambung Tidak Boleh Sering Menahan Lapar? Begini Ulasan Ahli Gizi

Karena dengan bertambahnya usia, maka tulang dan gigi tidak sebaik saat masih berusia muda.

Tetapi kondisi medis yang perlu dimonitor lebih lanjut menurut drg. Farra adalah diabetes, dikarenakan seseorang dengan diabetes memilliki kondisi mulut yang cukup kering atau disebut dengan Xerostomia.

Dengan kondisi mulut yang kering, maka oral hygiene penderita diabetes memang harus dijaga dengan baik.

drg. Farra menyampaikan bahwa pasien dengan diabetes harus sering dimonitor karena dengan kondisi mulut pasien yang kering, otomatis benda apa saja yang dimasukkan ke dalam mulut akan mudah untuk melukai.

Karena, pada pasien normal yang tidak memiliki kondisi medis terkadang sensitif dan muncul sariawan setelah dilakukan tindakan tergolong hal yang biasa terjadi.

Baca juga: Pemeriksaan Gigi Palsu Tak Hanya Mengetahui Kelonggaran Gigi Tetapi Juga Estetika

Hanya saja pasien yang memiliki kondisi medis tertentu harus dimonitor lebih dalam.

drg. Farra mengatakan bahwa kondisi yang tidak diperbolehkan menggunakan clear aligner setelah didiskusikan dengan dokter umum yang menangani pasien, jika dokter dari pasien tersebut tidak memperbolehkan maka pemasangan clear aligner tidak dilakukan.

Tetapi belum ditemukan kondisi-kondisi medis yang tidak diperbolehkan untuk menggunakan clear aligner.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Health bersama dengan drg. Farra Nadiya. Seorang dokter gigi Lumina Aesthetic Clinic Bali. Kamis (9/9/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved