Breaking News:

Kenali Beberapa Penyebab Kulit Sensitif, di Antaranya Kerusakan Skin Barrier

Kulit sensitif mudah mengalami iritasi. Keluhan kulit sensitif biasanya gatal, perih, dan terasa kering.

cewekbanget.grid.id
ilustrasi wanita yang memiliki kulit sensitif 

TRIBUNHEALTH.COM - Kulit sensitif ialah suatu keadaan general atau keadaan umum di mana kulit kita menjadi lebih mudah mengalami iritasi ketika terpapar oleh sesuatu.

Keluhan subjektif kulit sensitif yang sering dirasakan pasien adalah kulit terasa gatal, perih, panas bahkan terkadang pasien mengeluhkan kulit kering sekali sehingga terasa seperti kulitnya tertarik.

Penampakan klinis kulit yang mengalami iritasi biasanya adalah tampak kemerahan, ruam-ruam pada kulit, kulit terkelupas dan disertai dengan papule.

Pada dasarnya fungsi dari skin barrier adalah memperoteksi atau melindungi kulit dan menjaga kelembaban pada kulit.

ilustrasi wanita yang memiliki kulit sensitif
ilustrasi wanita yang memiliki kulit sensitif (cewekbanget.grid.id)

Baca juga: Kenali Penyakit Pitted Keratolystis, Munculnya Lubang-lubang pada Permukaan Kulit

Tetapi terdapat beberapa hal yang dapat merusak skin barrier, sehingga kulit mudah sensitif ataupun iritasi ketika terekspose oleh suatu hal.

dr. Carmelita menyampaikan bahwa pada beberapa orang terdapat skin disorders atau penyakit kulit yang memang membuat skin barrier menjadi lemah.

Misalnya, seseorang yang menderita penyakit dermatitis atopik.

Dermatitis atopik merupakan suatu bagan besar untuk peradangan atau infeksi pada kulit.

Jika seseorang memang memiliki riwayat dermatitis atopik sedari kecil ataupun dermatitis kontak akan mengalami kulit sensitif.

Baca juga: Kurang Konsumsi Garam Juga Berbahaya bagi Tubuh, Berisiko Alami Hipotensi hingga Dehidrasi

Secara garis besar dermatitis kontak dibagi menjadi dua, yaitu dermatitis kontak iritan dan dermatitis alergi.

Sebagai contoh pada dermatitis kontak yakni kulit mengalami dermatitis ketika kulit berkontak dengan zat-zat yang bersifat iritatif.

Bahan-bahan yang bersifat iritatif dan sering dijumpai adalah detergen, sabun, ataupun pengharum.

Apabila orang menderita dermatitis dan melakukan kontak dengan zat tersebut akan beresiko mengalami dermatitis iritatif.

Selain kondisi pasien dermatiits, pasien juga bisa mengalami Acne rosacea.

Baca juga: Dokter Gigi Peringatkan Orangtua untuk Membiasakan Anak Menyikat Gigi dengan Cara yang Tepat

Gambaran besar dari Acne rosacea yakni adanya pelebaran pembuluh darah dan peradangan pada kulit wajah terutama yang mengenai pipi bagian dalam, hidung, dagu, dan juga kening.

Beberapa contoh penyakit tesebut membuat skin barrier menjadi lemah, sehingga kulit lebih sensitif.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung bersama dengan dr. Carmelita Christina. Seorang dokter kecantikan dari Limonia Beauty Center. Kamis (9/12/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved