Breaking News:

Apakah Hasil Penggunaan Clear Aligner dan Kawat Gigi Tergolong Sama? Begini Jawaban drg. Farra

Clear aligner memiliki fungsi yang sama dengan kawat gigi. Perbedaan clear aligner dan kawat gigi berdasarkan bentuk dan cara pemasangan yang berbeda.

pixabay.com
ilustrasi perbedaan penggunaan behel dan clean aligner 

TRIBUNHEALTH.COM - Clear aligner adalah salah satu teknologi baru, yaitu cara merapikan gigi tanpa menggunakan behel atau kawat gigi.

Clear aligner berbentuk bening transparan, praktis dan lebih nyaman digunakan untuk meratakan struktur gigi dan sesuai dengan kondisi pasien.

Perbedaan aligner dan behel gigi berdasarkan bentuk dan cara pemasangan yang tentu saja berbeda.

Jika dilihat dari bentuk antara behel gigi dan aligner sangat berbeda, maka cara pemasangannya pun tentu saja juga berbeda.

Dalam permasalahan struktur gigi, terdapat kasus basic dan advance, tetapi belum tentu semua kasus bisa dikerjakan dengan clean aligner.

Terdapat kasus yang sangat rumit dan berat memang harus dikerjakan dengan behel gigi.

ilustrasi perbedaan penggunaan behel dan clean aligner
ilustrasi perbedaan penggunaan behel dan clean aligner (pixabay.com)

Baca juga: Waspada, Disfungsi Ereksi Tak Hanya Terjadi pada Usia Lanjut Tetapi Bisa Mengintai Usia Muda

Bisa dikatakan bahwa clear aligner digunakan untuk kasus yang sederhana hingga sedang.

Rata-rata kasus yang dialami adalah struktur gigi yang terlihat sangat parah, tetapi saat konsul ke dokter gigi ternyata kasus tersebut masih tergolong sederhana.

Kasus-kasus yang dialami oleh pasien tentu harus ditentukan oleh dokter gigi, apakah kasus tersebut tergolong sederhana dan sedang ataukan sudah termasuk kasus yang parah.

Kasus struktur gigi yang sederhana hingga sedang bisa menggunakan clear aligner, tetapi untuk kasus struktur gigi yang parah bisa disarankan untuk menggunakan behel gigi.

Baca juga: Cairan Praejakulasi Pria Bisa Mengandung Sel Sperma, Tetap Berpeluang Sebabkan Kehamilan

Hasil pemakaian clear aligner tergantung dengan kasus dan kondisi gigi yang dialami pasien.

Tetapi apabila kasus sederhana seperti gigi berjejal, gigi berantakan lebih cepat penanganannnya daripada penggunaan behel biasa.

Dalam kasus yang sederhana, penggunaan aligner hanya berkisar 3-6 bulan pemakaian.

Jika dalam mengatasi kasus tersebut menggunakan behel, hasil yang didapat tergantung dengan kasus yang dialami oleh pasien.

drg. Farra mengatakan bahwa apabila saat mengatasi kasus tersebut tetapi clear aligner tidak digunakan, maka tidak akan efektif dalam membantu pelurusan struktur gigi.

Baca juga: Mengenal Penyakit Talasemia, Kelainan Pembentukan Sel Darah Merah

Tetapi dalam penggunaan behel diharuskan kontrol setiap 6 bulan sekali untuk melihat perubahannya dan mengeratkan karet dari behel.

Jika pasien tidak melakukan kontrol ke dokter gigi, maka struktur gigi tidak akan berubah.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Health bersama dengan drg. Farra Nadiya. Seorang dokter gigi Lumina Aesthetic Clinic Bali. Kamis (9/9/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved