Breaking News:

dr. Halim Perdana Kusuma: Jenis Jamur yang Sering Menginfeksi Kulit adalah Candida dan Dermatophyta

dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV paparkan beberapa jenis jamur yang sering menginfeksi kulit manusia, berikut ulasannya.

freepik.com
ilustrasi seseorang yang mengalami infeksi jamur, berikut penjelasan dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV 

TRIBUNHEALTH.COM - Infeksi jamur kulit terjadi saat jamur berkembang biak dengan cepat pada kulit manusia.

Diketahui jika kulit terbagi menjadi beberapa lapisan.

Lapisan atas disebut sebagai lapisan epidermis yang merupakan lapisan superfisial kulit.

Dokter menuturkan jika lapisan tersebut masih terbagi lagi menjadi bagian non dermatofita dan dermatofita.

"Non dermatofita itu misalnya non jamur, tapi golongan jamur," pungkasnya.

Baca juga: Menstruasi Dua Kali dalam Satu Bulan, Apakah Normal? Begini Kata dr. Henry Jerikho Maruli, Sp.OG

Ilustrasi seseorang yang mengalami infeksi jamur, simak ulasan dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV
Ilustrasi seseorang yang mengalami infeksi jamur, simak ulasan dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV (tribunnewswiki.com)

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 01 Januari 2021.

Jenis jamur yang paling sering menginfeksi kulit adalah Candida, Dermatophyta, dan Malassezia.

Jenis Dermatophyta masuk kedalam golongan dermatofita.

Sementara jenis Candida masuk ke dalam golongan non dermatofita.

Baca juga: Pentingnya Memperhatikan Kebersihan dan Kesehatan Gigi selama Pandemi

Pada golongan dermatofita biasanya memiliki ciri-ciri adanya perubahan warna, namun tidak terdapat peninggian pada kulit normalnya.

Misalnya jika terjadi pada daerah wajah, akan ada perubahan bercak putih atau merah tetapi tidak ada peninggian.

Ilustrasi infeksi jamur pada kulit, dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV ungkap jenisnya
Ilustrasi infeksi jamur pada kulit, dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV ungkap jenisnya (m.tribunnews.com)

Namun yang lebih sering ditemui adalah munculnya bercak putih.

Dokter mengungkapkan jika bentuk jamur golongan Dermatophyta adalah oval.

Baca juga: Bagaimana Cara Menjaga Gigi Anak Tetap Sehat? Berikut Ulasan drg. Purwandito

Sementara pada jamur tinea berbentuk seperti cincin dengan pinggiran yang sedikit meninggi dan ditemui dengan warna merah.

Kemudian pada bagian tengahnya akan terlihat bersih.

Profil dr. Halim Perdana Kusuma, Sp. DV.
Profil dr. Halim Perdana Kusuma, Sp. DV. (Do. pribadi dr. Halim Perdana Kusuma, Sp. DV)

Baca juga: 3 Tips Agar Berenang Efektif Turunkan Berat Badan, Baiknya Sebelum atau Setelah Makan?

Penjelasan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 01 Januari 2021.

(Tribunhealth.com/Dhianti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved