Breaking News:

Siklus Menstruasi yang Tidak Normal Dapat Menyebabkan Anemia dan Dampak Buruk Lainnya

dr. Henry memaparkan gangguan siklus menstruasi, yaitu terjadinya pendarahan dan menstruasi yang tidak bisa keluar akibat adanya sumbatan.

pixabay.com
ilustrasi perubahan siklus menstruasi 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Henry Jerikho Maruli jelaskan mengenai dampak siklus menstruasi yang tidak normal yang terjadi secara terus-menerus.

Menstruasi adalah suatu proses fisiologis yang terjadi pada kaum perempuan.

Menstruasi merupakan suatu proses mengikisnya dinding rahim atau meluruhnya dinding rahim, sehingga mengeluarkan darah.

Proses menstruasi pertama kali terjadi pada rentang usia 12 hingga 16 tahun.

Siklus normal terjadinya menstruasi adalah pada 24 hari hingga 38 hari.

Namun beberapa perempuan mengalami siklus menstruasi lebih lambat dan bahkan lebih cepat dari siklus normalnya.

Dilansir TribunHealth.com, dr. Henry Jerikho Maruli, Sp.OG memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribunjabar Video.

Baca juga: Begini Penyebab Kram Perut saat Menstruasi, Simak Penjelasan dr. Henry Jerikho Maruli, Sp.OG

ilustrasi wanita yang mengalami perubahan siklus menstruasi
ilustrasi wanita yang mengalami perubahan siklus menstruasi (freepik.com)

Dalam penjelasannya jika siklus mentruasi mengalami siklus tidak normal, artinya siklus menstruasi tersebut mengalami gangguan.

Ketika siklus menstruasi mengalami gangguan dan terjadi secara terus-menerus, maka akan memberikan dampak yang tidak baik untuk kesehatan tubuh.

Salah satu gangguan pada menstruasi adalah terjadinya pendarahan.

dr. Henry menjelaskan jika seseorang mengalami pendarahan, maka siklus menstruasi cenderung akan memanjang.

Saat terjadi pendarahan memanjang, tentunya akan menyebabkan orang tersebut kehilangan banyak darah.

Kehilangan banyak darah yang berlebihan, tidak bisa diikuti dengan pembentukan darah yang baru.

Sehingga kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya anemia, kekurangan zat besih pada darah.

dr. Henry mengungkapkan jika kondisi anemia tersebut bisa memberikan beberapa dampak pada kesehatan tubuh.

Dampak tersebut antara lain ialah, kerja jantung menjadi lemah, otak kurang mendapatkan suplay darah, hingga terjadinya jaringan tubuh yang dingin.

Pasalnya jika seseorang mengalami anemia, biasanya ujung-ujung jarinya akan dingin hingga kulit terasa dingin.

Menurut dr. Henry, ketika seseorang mengalami salah satu gejala tersebut, termasuk gejala dingin, maka itu adalah tanda awal seseorang mengalami anemia.

Baca juga: dr. Henry Jerikho Maruli, Sp.OG: Jaga Keseimbangan Hormon Wanita dengan Menjaga Pola Makan

ilustrasi mengalami gangguan siklus menstruasi
ilustrasi mengalami gangguan siklus menstruasi (grid.id)

Selain itu, gangguan menstruasi tidak hanya pendarahan saja, gangguan menstruasi lainnya adalah mengalami menstruasi yang sedikit.

Artinya orang tersebut sebenarnya sedang dalam proses menstruasi, namun ternyata darahnya tidak keluar.

Halaman
12
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved