Breaking News:

Tingkat Keparahan Kondisi Gigi Menentukan Tindakan yang Dilakukan Dokter

Setiap pasien memiliki permasalahan gigi dengan tingkat keparahan berbeda. Masalah gigi tersebut memerlukan penanganan yang tepat oleh dokter gigi.

health.grid.id
ilustrasi tindakan yang dilakukan oleh dokter gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Semua jangka waktu dalam mengatasi permasalahan gigi tergantung dengan keluhannya.

Pada umumnya yang perlu berulang pada perawatan endodotreatment pada fase sterilisasi saluran akar.

Perawatan tersebut bisa dilakukan lebih dari 1x, tergantung dengan tingkat keparahan kondisi infeksi yang berlangsung.

Pada satu atau dua pasien, penanganan tidak dilakukan beberapa kali.

Namun, pada pasien lain perawatan endodotreatment bisa dilakukan lebih.

Setiap dokter gigi memiliki perencanaan tindakan dari diagnosa yang sudah diambil oleh dokter.

ilustrasi tindakan yang dilakukan oleh dokter gigi
ilustrasi tindakan yang dilakukan oleh dokter gigi (health.grid.id)

Baca juga: Cara Deteksi Trombosit yang Rendah dari dr. Lugyanti Sukrisman, SpPD-KHOM

Umumnya yang bisa dilakukan beberapakali adalah sterilisasi saluran akar.

Dokter akan menyarankan beberapa hal agar tindakan bisa berhasil.

Sekian prosentase keberhasilan juga ditentukan oleh bebrapa variabel, salah satunya adalah kedisiplinan pasien.

Beberapa kasus pada persterilan saluran akar, akan digunakan tambalan sementara.

Tambalan sementara ini bisa rusak dan pecah, sehingga membutuhkan kedisiplinan pasien.

Pada kasus tertentu meskipun dengan jenis tambalan yang sama, tambalan tersebut cukup kuat.

Baca juga: Bleaching Bukan Untuk Memutihkan Gigi, Ketahui Penjelasannya dari drg. Ummi Kalsum, MH.Kes., Sp.KG

Tambalan sementara cukup kuat dikarenakan adanya dinding disekitar gigi, sepanjang pasien disiplin menjalankan saran dokter

Dikasus lain, misalkan lubang pada area dinding gigi sudah pecah dan dokter tidak membuat dinding darurat baru maka tambalan tersebut udah hancur dan lepas.

Pada kasus tersebut pasien disarankan untuk tidak menggigit makanan yang keras terlebih dahulu di area gigi yang sedang dirawat dan diberi tambalan sementara.

Makanan keripik bisa memicu pecahnya tambalan sementara.

Baca juga: Ketahui Ciri Khas Alami Anemia dari dr. Lugyanti Sukrisman, SpPD-KHOM

Padahal pada bebrapa kasus yang harus diperhatikan, obat yang diaplikasikan oleh dokter didalam gigi yang sedang melakukan perawatan saluran akar, bisa saja jenis obat yang tidak boleh tertelan oleh pasien.

Setelah itu dokter akan melakukan tindakan perlindungan, menutupnya dengan tambalan sementara yang lebih keras dari biasanya.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com, bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati. Jumat (30/10/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved