Breaking News:

Ketahui Ciri Khas Alami Anemia dari dr. Lugyanti Sukrisman, SpPD-KHOM

Berikut ini simak penjelasan dr. Lugyanti Sukrisman, SpPD-KHOM mengenai ciri khas alami anemia.

grid.id
ilustrasi seseorang yang mengalami anemia-simak penjelasan dr. Lugyanti Sukrisman, SpPD-KHOM mengenai ciri khas alami anemia. 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Lugyanti Sukrisman, SpPD-KHOM menjelaskan ciri khas seseorang mengalami anemia.

Salah satu penyakit pada sistem peredaran darah ialah anemia.

Menurut penuturan Lugyanti, pada umumnya, jika seseorang mengalami Hb rendah atau anemia gejala yang dirasakan adalah cepat lelah.

Baca juga: Anemia Defisiensi Zat Besi Bisa Terjadi pada Ibu Hamil, Tingkatkan Risiko Komplikasi saat Melahirkan

Kondisi demikian bisa dideteksi bila berjalan dengan jarak 100 m namun tubuh mulai mudah merasakan lelah.

Tak hanya itu, bisa diketahui pula pada saat berjalan menaiki tangga.

Tubuh juga menjadi mudah merasakan lelah.

Ilustrasi mengalami anemia
Ilustrasi mengalami anemia (tribunnews.com)

"Jadi hal yang diwaspadai adalah cepat lelah," ujar Lugyanti dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV.

Namun perlu diketahui, bahwa anemia dapat terjadi karena berbagai faktor.

Oleh karena itu perlu diperhatikan juga hal-hal yang menyertai.

Baca juga: Komplikasi yang Kerap Terjadi Akibat Gastritis ialah Anemia Pernisiosa, Begini Kata dr. Tan Shot Yen

"Apakah cepat lelahnya dalam waktu yang pendek atau lebih panjang."

"Sehingga penyebabnya akan lebih cepat diketahui," ungkao Lugyanti.

Untuk memastikannya, perlu melakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium.

Batas Minimum

Ilustrasi anemia
Ilustrasi anemia (freepik.com)

Anemia ditandai dengan kurangnya darah pada tubuh (darah rendah).

Seseorang dinyatakan mengalami anemia ditentukan dengan kadar hemaglobin yang dimiliki.

Bila anemia diderita oleh seorang laki-laki, maka hemoglobin yang dimiliki kurang dari 13 g/dL.

Baca juga: Sederet Penyebab Tubuh Terus-menerus Merasa Lelah, Mulai dari Anemia Defisiensi Besi hingga Obesitas

Sedangkan pada perempuan kurang dari 12 g/dL.

Lalu pada wanita hamil, WHO menentukan batasnya 11 g/dL.

Penjelasan dr. Lugyanti Sukrisman, SpPD-KHOM ini dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, Kamis (29/7/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved