Breaking News:

dr. Tan Shot Yen Bicara soal Manfaat Jambu Biji, Benarkah Bisa Tingkatkan Trombosit pada Pasien DBD?

Berikut ini paparan ahli gizi komunitas mengenai manfaat jambu biji untuk DBD

Pixabay
Jambu Bisa Tingkatkan Trombosit Penderita Demam Berdarah 

TRIBUNHEALTH.COM - Orang yang mengalami demam berdarah kerap kali diberikan jambu atau jus jambu.

Ada kepercayaan bahwa jambu bisa membantu membentuk trombosit.

Terkait hal ini, Dokter, Filsuf, dan Ahli Gizi Komunitas, dr. Tan Shot Yen memberikan penjelasan.

Dalam Malam Minggu Sehat Tribunnews, dia mengatakan belum ada bukti yang konsisten mengenai khasiat jambu untuk DBD.

"Hasilnya belum konsisten bahwa jus jambu itu bisa meningkatkan tombrosit," kata dr. Tan Shot Yen dilansir TribunHealth.com.

Baca juga: Bisa Sembuh Sendiri, Perlukah ke Dokter ketika Mengalami Demam?

Baca juga: Berbagai Kondisi yang Sebabkan Demam, Mulai dari Infeksi hingga Inflamasi pada Tubuh

ilustrasi pasien demam berdarah
ilustrasi pasien demam berdarah (health.grid.id)

"Tapi yang kami tahu jus jambu itu kaya dengan polifenol, terutama vitamin C. Sampai 200 mg per jambu klutuk itu sendiri. Memang vitamin C-ny banyak banget."

"Dari seluruh buah yang ada di bumi, jambu klutuk ini jadi yang terbanyak vitamin C-nya."

Namun dr Tan mengingatkan C bukan untuk meningkatkan tombrosit.

Vitamin C bermanfaat untuk membuat imunitas yang lebih baik.

"Vitamin C juga memiliki hubungan dengan kolagen, yang berpengaruh terhadap permeabilitas dinding pembuluh darah," jelasnya.

"Jadi hubungannya barangkali dari situ, bukan kenaikan dari trombosit."

Baca juga: Penyebab dan Faktor Risiko Penyakit Demam Berdarah, Indonesia Termasuk Daerah Rawan

Baca juga: Demam Dengue Perlu Dirawat Agar Tak Berkembang Jadi DBD, Bisa Picu Sindrom Syok Dengue

Ilustrasi jambu biji
Ilustrasi jambu biji (Pixabay)

"Karena bagaimana mungkin trombosit yang dibuat di sumsum tulang itu tiba-tiba bisa meningkat produksinya sementara virusnya menginvasi sumsum tulang tadi."

"Itu pun dengan catatan kalau orang itu dirawat, kenaikan trombositnya tidak cepat."

"Jadi badan butuh waktu untuk memproduksi."

"Yang terpenting hematokritnya tidak boleh tinggi."

"Sebab itu menandakan bocornya plasma keluar dari dinding pembuluh darah. Itu yang kita takutkan."

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved