Breaking News:

Penderita Diabetes pada Anak Tinggi di Indonesia, Dokter Spesialis Anak Ungkap Penyebabnya

Berikut ini simak penjelasan dokter mengenai penyebab tingginya penderita diabetes pada anak di Indonesia.

Pexels.com
Ilustrasi Diabetes-simak penjelasan dokter mengenai penyebab tingginya penderita diabetes pada anak di Indonesia. 

TRIBUNHEALTH.COM - Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit yang sudah banyak dialami oleh masyarakat.

Penyakit ini terbagi menjadi dua tipe. Yaitu Tipe 1 dan tipe 2.

Pada orang dewasa, diabetes tipe 2 paling banyak diderita.

Baca juga: Tips untuk Kontrol Kebiasaan Makan Tanpa Berpikir, Cocok untuk Penderita Diabetes dan Orang Diet

Sementara jenis diabetes tipe 1 lebih banyak dialami oleh anak-anak.

Penderita diabetes pada anak di Indonesia masih tergolong tinggi.

Meskipun belum tercatat secara pasti angka yang menunjukkan data anak yang menderita diabetes.

Ilustrasi diabetes
Ilustrasi diabetes (kompas.com)

Mengingat tidak semua anak dengan kondisi diabetes terdata dengan baik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dr. dr. Andi Nanis Sacharina Marzuki, Sp.A (K).

Baca juga: Pemantauan Tinggi Badan pada Anak dibawah 1 Tahun Wajib Dilakukan Setiap Bulan, Ini Pesan Dokter

"Cukup tinggi dalam arti tanda kutip ya."

"Kita angkanya masih belum mengetahui secara pasti.Cuman meman trennya meningkat," ujar Andi dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV.

Penyebab meningkatnya jumlah penderita diabetes pada anak bisa jadi karena disebabkan oleh:

1. Angka obesitas pada anak meningkat

Ilustrasi obesitas
Ilustrasi obesitas (tribunnews.com)

Obesitas bukan hanya terjadi pada orang dewasa saja. Melainkan juga pada anak-anak.

Obesitas pada anak angkanya sekitar 18,8 %.

"Dan ini akan menjadi catatan untuk kita. Karena sekitar 30 % dari anak yang obesitas memiliki kemungkinan diabetes," terang Andi.

2. Autoimun

Ilustrasi anak sakit
Ilustrasi anak sakit (Kompas.com)

Diabetes tipe 1 belum diketahui penyebabnya.

Namun sebagian besar jenis ini disebabkan oleh autoimun.

Autoimun ini diawali oleh faktor genetik.

Faktor risiko genetik ini tidak muncul bila tidak ada faktor lingkungan yang mempengaruhi.

Halaman
12
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved