Breaking News:

Sebelum Vaksinasi, Seseorang yang Memiliki Komorbid Harus Dipastikan dalaam Keadaan Sehat

Pemerintah mewajibkan vaksinasi untuk menjaga imunitas tubuh agar tetap stabil. Meskipun terinfeksi virus Covid-19 gejala yang dalami cenderung ringan

freepik.com
ilustrasi vaksin covid seseorang yang memiliki komorbid 

TRIBUNHEALTH.COM - Komorbid memang mempunyai resiko yang lebih tinggi bila terkena virus Covid-19.

Artinya, penyakit yang dialami bisa lebih berat atau bahkan berakibat fatal.

Sehingga, pasien dengan komorbid justru yang harus mendapatkan vaksinasi.

Program vaksinasi mulai dijalankan pemerintah sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus Covid-19 yang semakin meningkat.

Vaksin ialah senyawa yang berfungsi membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit.

Kandungan dari vaksin berupa virus yang dilemahkan atau dimatikan, bahkan bisa saja berupa bagian dari virus tersebut.

ilustrasi vaksin covid seseorang yang memiliki komorbid
ilustrasi vaksin covid seseorang yang memiliki komorbid (freepik.com)

Baca juga: drg. Nadia Widjaja Ingatkan untuk Menjaga Kesehatan Rongga Mulut Agar Terhindar dari Beragam Bakteri

Oleh karena itu, harus dipahami terlebih dahulu bahwa vaksinasi diberikan sebagai pencegahan dan diberikan kepada orang sehat.

Bagi seseorang yang memiliki komorbid, tentunya harus dipastikan bahwa seseorang tersebut dalam keadaan terkendali atau sebetulnya dalam keadaan sehat.

Untuk dapat dinyatakan dalam keadaan terkendali atau keadaan sehat, tentunya harus berobat ke dokter agar dipastikan kejadian komorbid seperti diabetes melitus, dan penyakit jantung terkendali.

Pastikan bahwa semua dalam keadaan stabil, baik dengan obat atau tanpa pengobatan.

Maka, pasien tersebut merupakan prioritas untuk dilakukan vaksinasi.

Baca juga: Ketahui Tanda-tanda Gigi Sensitif yang Dijelaskan oleh Dr. drg. Munawir

Apabila sudah mendengar kabar diperbolehkan untuk vaksinasi, segeralah untuk melakukan vaksin.

Setelah melakukan vaksinasi pertama dan menunggu jadwal vaksin kedua, pada pasien dengan komorbid bolehkan untuk mengonsumsi obat?

Prof. Hindra menjelaskan bahwa apabila obat yang dikonsumsi tersebut untuk membuat komorbid stabil, secara umum tidak ada larangan.

Namun, apabila terdapat obat tertentu, yang bisa menentukan adalah dokter yang memberikan resep tersebut.

Pastikan kepada dokter yang memberikan bahwa akan melakukan vaksin, dan apakah obat yang dikonsumsi harus dihentikan pada vaksinasi berikutnya.

Umumnya tidak harus dihentikan, tetapi terdapat sedikit obat-obatan yang harus dihentikan.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV, bersama dengan Prof. Hindra Irawan Satari, Ketua Komnas KIPI. Senin (7/6/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved