Breaking News:

dr. Erwin: Konsumsi Buah dan Sayur Berpengaruh Terhadap Defekasi Setiap Hari dengan Benar

Banyak yang tidak menyukai buah dan sayur. Padahal serat, vitamin lain bisa kita peroleh dari buah dan sayur yang bagus untuk kesehatan.

pixabay.com
ilustrasi sayur dan buah 

TRIBUNHEALTH.COM - Tak sedikit orang yang tidak menyukai sayuran atau buah-buahan.

Padahal tubuh membutuhkan asupan penting yang ada pada sayur dan buah.

Kurangnya konsumsi sayur dan buah akan berpengaruh terhadap kesehatan saluran pencernaan.

Sumber serat paling banyak berasal dari buah dan sayur.

Serat termasuk dalam golongan karbohidrat yang tidak bisa dipecah, sehingga didalam usus akan sedikit presisten, dan akan membawa material sampai kepada feses.

Kekurangan serat dari sayur dan buah akan terjadi gangguan pola defekasi.

ilustrasi sayur dan buah
ilustrasi sayur dan buah (pixabay.com)

Baca juga: Mitos atau Fakta Scaling Gigi dapat Membuat Gigi Terkikis? Simak Jawaban drg. Zaida Dahlia Wattimena

Walaupun sekarang banyak subtitusi serat seperti youghurt, susu, dan lain sebagainya selain buah dan sayur.

Banyak suplemen-suplemen yang sangat mendukung untuk pengganti kandungan serat yang bisa dkonsumsi setiap hari daripada serat alami.

Dalam setiap harinya harus melakukan defeksai yang benar.

Defekasi yang benar dimaksudkan mulai dari volume feses adekuat, kandungan dari feses yang baik.

Feses yang baik bertekstur lunak dan besar.

Apabila feses keras, pasti akan mengganggu cara defekasi, akhirnya terjadilah iritasi dan benjolan ikut turun.

Baca juga: Apakah Susu Formula dengan Kandungan Hi-Calcium Bisa Mempengaruhi Tinggi Anak? Ini Kata Dokter

Kejadian ini bisa dialami oleh usia berapapun apabila tidak sesuai dengan umurnya dan tidak sesuai dengan jumlah kandungan serat pasti akan ada gangguan.

Salah satu masalah dari ambeien atau wasir dalah sering memaksakan untuk mengedan.

Membutuhkan tekanan abdomen yang tinggi sehingga sering mengedan, kerja ekstra pada otot hemoroid atau bantalan anus pasti akan bekerja.

Feses yang keras itambah kekuatan mengedan yang sering, akan mengganggu bantalan anus turun dan feses yang bersifat keras akan membuat luka pada pembuuh darah yang berada di bantalan anus.

Baca juga: Penderita Diabetes pada Anak Tinggi di Indonesia, Dokter Spesialis Anak Ungkap Penyebabnya

Sudah banyak yang mengedukasi bahwa embeien memiliki 4 grade.

- Grade 1

Tidak diketahui bahwa adanya ambeien, gejalanya mungkin hanya BAB berdarah saja ataupun mungkin benjolan tidak akan kelihatan.

Pada grade 1 hanya disertai BAB berdarah saja, karena adanya iritasi pembuluh darah anus.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved