Breaking News:

Mitos atau Fakta Malaria Tidak Bisa Terjadi Secara Berulang? Ini Kata dr. Robert Sinto, Sp.PD, KPTI

Berikut ini simak penjelasan dokter mengenai penyakit malaria yang perlu diketahui.

pixabay.com
Ilustrasi dokter-simak penjelasan dokter mengenai penyakit malaria yang perlu diketahui. 

TRIBUNHEALTH.COM - Malaria adalah suatu penyakit yang bisa terjadi akibat gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi dengan Plasmodium.

Penyakit ini masih menjadi ancaman di sejumlah kawasan Indonesia timur.

Seseorang yang menderita malaria harus segera mendapatkan penanganan yang serius.

Untuk mencegah komplikasi dan mengancam nyawa.

Baca juga: Nyamuk Malaria Hanya Mengigit di Malam Hari, Ketahui Penyebabnya dari dr. Robert Sinto, Sp.PD, KPTI

Diketahui seseorang yang telah sembuh dari infeksi nyamuk malaria tidak akan terinfeksi kembali. Mitos atau fakta?

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi, Robert Sinto memberikan penjelasannya.

Ilustrasi dokter spesialis penyakit dalam
Ilustrasi dokter spesialis penyakit dalam (freepik.com)

Menurut penjelasan Robert, pernyataan tersebut hanyalah mitos.

Seseorang yang pernah menderita malaria, bisa terinfeksi ulang.

Terlebih bila bepergian ke tempat yang sama yang telah banyak ditemukan populasi nyamuk malaria.

Baca juga: Bawang Putih Ampuh Mengusir Nyamuk Malaria, Ketahui Penjelasan dari dr. Robert Sinto, Sp.PD, KPTI

Penyakit ini bisa menginfeksi kembali pada orang yang sama, lantaran malaria tidak mengakibatkan kekebalan yang bersifat seumur hidup atau menetap.

Selain itu, bila penderita malaria tidak mendapatkan pengobatan yang benar dan tuntas, dapat tersisa parasit di hati.

Ilustrasi - hati
Ilustrasi - hati (pixabay.com)

"Atau kalau kita tidak obati dengan benar dan tuntas, pada beberapa jenis plasmodium itu dapat tersisa parasit di hati," terang Robert.

Parasit yan tersisa di hati pada hitungan tahun, bisa menyebabkan gejala malaria timbul kembali.

Baca juga: Cara Terhindar dari Penyakit Malaria dengan Prinsip ABCD, Simak Ulasan dr. Robert Sinto, Sp.PD, KPTI

"Jadi seperti kekambuhan padahal tidak terinfeksi.Karena tidak diobati dengan benar."

"Sehingga sisa yang ada di hati tersebut lalu berkembang biak lagi dan mengakibatkan gejala malaria," papar Robert.

Ilustrasi dokter memberikan pemeriksaan kepada pasien
Ilustrasi dokter memberikan pemeriksaan kepada pasien (Freepik.com)

Maka bisa diketahui, bahwa malaria bisa terjadi tidak hanya melalui gigitan saja.

Kendati demikian hal ini hanya berlaku pada jenis plasmodium tertentu.

Baca juga: Ibu Hamil dan Bayi Rentan Terkena Malaria, Ketahui Penyebabnya dari dr. Robert Sinto, Sp.PD, KPTI

Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi, Robert Sinto ini dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, Kamis (29/4/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved