Breaking News:

Kelainan Struktur Kardiovaskuler Merupakan Penyebab Terbanyak Penyakit Jantung Bawaan

Dalam istilah kedokteran, penyakit jantung bawaan merupakan gambaran berbagai macam penyakit jantung. Penyakit ini berkembang pada saat kelahiran.

kompas.com
ilustrasi kesehatan jantung 

TRIBUNHEALTH.COM - Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan istilah dalam kedokteran yang digunakan untuk menggambarkan berbagai macam penyakit jantung.

Penyakit jantung bawaan biasanya berkembang diawali pada saat kelahiran dan banyak disebabkan oleh kelainan struktur kardiovaskular.

Pada masa kehamilan umunya kelainan pada jantung janin dapat diketahui melalui pemeriksaan suara detak jantung saat melakukan USG.

Penyakit jantung bawaan yang terjadi saat proses pembentukan jantung di waktu 3 bulan pertama, terjadi kelainan organogenesis.

Penyebabnya bisa kelainan ibu, bisa juga berkaitan dengan kelainan bayi.

ilustrasi kesehatan jantung
ilustrasi kesehatan jantung (kompas.com)

Baca juga: Meskipun Sama-sama Gangguan Lambung, Ternyata Maag dan Asam Lambung Adalah Penyakit yang Berbeda

Diagnosis awal bisa diketahui, dan dibagi kedalam 3 fase yakni:

- Sejak dalam kandungan

Pada saat diperut ibu memang diperlukan perawatan-perawatan khusus dan kemampuan tertentu karena membutuhkan alat tertentu, keterampilan tertentu, untuk mendiagnosis atau mengetahui anatomi atau irama jantung bayi pada perut ibu.

Umumnya bisa dilakukan pada umur kehamilan 20 minggu keatas.

- Sesudah dilahirkan

- Fase pertumbuhan anak pada umur 3bulan sampai 18 tahun

Beberapa penyebab terjadinya kelainan kardiovaskular sejak lahir, diantaranya:

1. Perubahan genetik

Perubahan genetik biasanya berkaitan denga radiasi.

Baca juga: Bahayakah Perawatan Mandiri Dirumah Sebelum Ke Dokter Gigi? Berikut Penjelasan drg. Citra

Berkaitan dengan umur ibu, penyakit ibu atau infeksi yang bisa menyebabkan perubahan genetik.

Bisa juga mengakibatkan gangguan pembentukan organogenesis, tergantung didalam perut ibu.

2. Kelainan genetik/kromosom

Anak dengan marfan syndrom, dan down syndrome biasanya bisa disertai dengan kelainan genetik.

Down syndrome bisa diketahui sekitar 50-60% anak dengan down syndrom terdapat kelainan jantung.

3. Mengkonsumsi obat tertentu selama masa kehamilan

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved