Breaking News:

drg. R. Ngt. Anastasia Sebut Riwayat Keluarga Memengaruhi Kejadian Natal Teeth atau Neonatal Teeth

drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati ungkap jika tidak perlu khawatir apabila anak mengalami natal teeth atau neonatal teeth.

tribunnews.com
Ilustrasi bayi mengalami neonatal teeth, simak ulasan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati 

TRIBUNHEALTH.COM - Riwayat keluarga memengaruhi terjadinya natal teeth maupun neonatal teeth.

Dimana natal teeth merupakan gigi yang telah tumbuh saat bayi baru lahir.

Sementara neonatal teeth merupakan gigi yang tumbuh pada 30 hari pertama kehidupan.

Dokter menuturkan jika kasus natal teeth dan neonatal teeth sangat jarang terjadi.

Baca juga: dr. Olga Sarankan Melakukan Pemeriksaan Sebelum Menikah untuk Menghindari Thalasemia pada Anak

Bahkan drg. Anastasia belum pernah menemui kasus natal teeth maupun neonatal teeth.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Gigi, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews Bogor program Sapa Dokter edisi 12 November 2021.

Ilustrasi bayi yang mengalami natal teeth, begini kata drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati
Ilustrasi bayi yang mengalami natal teeth, begini kata drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati (sains.kompas.com)

Dokter sebut jika tidak perlu khawatir apabila anak mengalami natal teeth atau neonatal teeth.

Dokter sarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter gigi atau dokter gigi anak yang berkompeten dan telah dikenal.

Sehingga bisa diketahui jenis anomali yang terjadi pada rongga mulut bayi, apakah merupakan anomali yang membahayakan ataukah anomali yang cukup aman.

Apabila gigi yang muncul goyang, maka ada kemungkinan gigi akan mudah terlepas secara spontan.

Baca juga: Benarkah Wanita pada Usia Subur Rentan Alami Miom atau Fibroid Rahim? Begini Ulasan dr. Binsar

Jika gigi yang lepas membuat bayi tersedak dan masuk ke dalam saluran pernafasan anak, tentu sangat membahayakan.

Karena bisa menyebabkan tertutupnya jalan pernafasan anak.

Kondisi ini bisa memicu terjadinya kondisi kegawatdaruratan.

Ilustrasi bayi baru lahir yang sudah memiliki gigi, simak penjelasan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati
Ilustrasi bayi baru lahir yang sudah memiliki gigi, simak penjelasan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati (m.tribunnews.com)

Dokter sarankan agar orang tua waspada akan hal ini.

Dokter sebut kondisi ini biasanya terjadi pada natal teeth yang goyang.

Pada umumnya dokter akan mengambil opsi dengan melakukan ekstraksi atau pencabutan gigi.

Perlu diketahui jika proses pencabutan yang akan dilakukan memiliki syarat tertentu.

Baca juga: dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS Beberkan Faktor Risiko Wanita Terjangkit Miom, Ketahui Ulasannya

Salah satu syarat utamanya adalah bayi sudah berusia minimal 10 hari.

Sehingga proses pencabutan bisa dilakukan jika bayi berusia lebih dari 10 hari.

Profil drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati
Profil drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati (Tribunnews.com)

Baca juga: Mengenal Thalasemia, dr. Olga: Termasuk Penyakit Turunan dan Sulit Disembuhkan

Penjelasan Dokter Spesialis Gigi, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews Bogor program Sapa Dokter edisi 12 November 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved