Breaking News:

Tak Hanya Terapi, Orangtua Juga Punya Peran Penting untuk Tumbuh Kembang Anak dengan ADHD

Psikolog Klinis Anak menjelaskan terapi dan upaya yang bisa dilakukan orangtua anak dengan ADHD

freepik.com
ilustrasi peran orangtua terhadap masa anak dengan ADHD 

TRIBUNHEALTH.COM - Terapi menjadi salah satu solusi yang bisa diberikan pada anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

Terkait hal ini, Psikolog Klinis Anak, Irma Gustiana A memberikan penjelasan.

Hal itu dia sampaikan ketika menjadi narasumber dalam program Ayo Sehat Kompas TV.

Irma Gustiana menyebut terapi yang dimaksud mencangkup medikasi dan terapi psikologi.

"Yang pertama itu pasti farmakoterapi," paparnya dikutip TribunHealth.com.

"Jadi memang perlu untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu, yang tentunya sudah melalui asesmen dari tim ahli psikologi kemudian dokter neurologi."

Kemudian, anak akan mendapatkan terapi perilaku.

Peran orangtua

ilustrasi peran orangtua saat masa golden age anak
ilustrasi peran orangtua saat masa golden age anak (kompas.com)

Baca juga: Psikolog Irma Gustiana Jelaskan Gangguan ADHD, Lebih Banyak Terjadi pada Anak Laki-laki

Baca juga: dr. Asih Sebut Melahirkan Bayi Berukuran Besar Rentan Mengalami Turun Peranakan

Terkait hal ini, Irma Gustiana menjelaskan pentingnya perlakuan orangtua.

"Jadi orang itu harus bisa menyadari bahwa anak-anaknya membutuhkan treatment yang berbeda," paparnya.

Dia menyebut harus ada konsistensi dalam pola asuh di rumah.

"Karena itu yang dibutuhkan sama anak-anak dengan," tandasnya.

Pemilihan sekolah pun perlu dipertimbangkan.

Dengan memilih sekolah yang tepat, tumbuh kembang anak tak akan terganggu.

Anak pun tetap bisa mendapatkan masa depan layaknya orang lain yang tanpa ADHD.

"Memilih sekolah yang tepat supaya tumbuh kembang anaknya menjadi lebih optimal."

"Sehingga anak-anak yang unik spesial seperti ini tetap bisa mengembangkan semua potensi yang ada di dalam dirinya. Itu yang paling penting," tandasnya.

Prevalensi ADHD

Ilustrasi anak dengan ADHD
Ilustrasi anak dengan ADHD (Pixabay)

Baca juga: dr. Melanie Rakhmi Mantu Jelaskan Syarat Anak Usia 6-11 Tahun yang Bisa Menerima Vaksin COVID-19

Baca juga: Tips Menangani Anak yang Tidak Suka Buah dan Sayur, dr. Diana Suganda: Bisa Diberikan Smoothie

Terkait angka anak dengan ADHD di Indonesia, dia menyebut tidak ada angka pasti.

Namun, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ada sekitar 82 juta anak di tanah air yang mengalami gangguan perkembangan, di mana ADHD termasuk di dalamnya.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved