Breaking News:

dr. Melanie Rakhmi Mantu Jelaskan Syarat Anak Usia 6-11 Tahun yang Bisa Menerima Vaksin COVID-19

Menurut dr. Melanie Rakhmi Mantu pemberian vaksinasi pada anak guna meminimalisir terinfeksinya virus corona pada saat pembelajaran tatap muka.

kompas.com
Ilustrasi anak menerima vaksinasi COVID-19, simak ulasan dr. Melanie Rakhmi Mantu 

TRIBUNHEALTH.COM - Pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak tentunya sesuai dengan rekomendasi yang sudah dikeluarkan oleh ikatan dokter anak Indonesia.

Selain itu, pemberian vaksin COVID-19 juga sudah disetujui oleh BPOM dan sesuai rekomendasi WHO.

Tentunya hal ini sudah melalui berbagai tahap uji klinis dan hasilnya dinyatakan aman untuk anak usia 6-11 tahun.

Baca juga: BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Vaksin Sinovac untuk Anak Usia 6-11 Tahun, Simak Ulasan Selengkapnya

Dokter menuturkan jika pemberian vaksinasi pada anak guna meminimalisir terinfeksinya virus corona pada saat pembelajaran tatap muka berlangsung.

Ilustrasi vaksin Sinovac untuk anak, begini ulasan dr. Melanie Rakhmi Mantu
Ilustrasi vaksin Sinovac untuk anak, begini ulasan dr. Melanie Rakhmi Mantu (kompas.com)

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial, dr. Melanie Rakhmi Mantu yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Ayo Sehat.

Kita harus paham bahwa anak-anak itu selain bisa tertular virus COVID-19, mereka juga bisa menjadi sumber penularan untuk orang lain.

Selain bisa menularkan pada anggota keluarga di rumah, anak-anak juga bisa menularkan pada guru maupun teman-teman di sekolah.

Baca juga: Benarkah Rasa Nyeri saat Menstruasi Memengaruhi Kesuburan? Begini Ulasan dr. Binsar Martin Sinaga

Apalagi jika termasuk orang tanpa gejala, maka akan sulit untuk diketahui.

Untuk memutus penyebaran rantai COVID-19, tentu perlu dilakukan vaksinasi COVID-19.

Pemberian vaksinasi harus memerhatikan kondisi-kondisi tertentu.

Ilustrasi vaksin Sinovac
Ilustrasi vaksin Sinovac (kompas.com)

Dokter ingatkan orang tua harus paham kapan pemberian vaksin COVID-19, berapa banyak dosis yang akan diberikan, dan berapa jarak interval.

Dokter menuturkan jika jarak interval adalah 4 minggu dan akan diberikan sebanyak 0,5 ml secara intramuskular.

Adapun syarat anak-anak yang bisa diberikan vaksin COVID-19, antara lain:

1. Kondisi anak sehat

Anak yang akan menerima vaksin tidak sedang mengalami demam.

Baca juga: Benarkah Gejala Peradangan Vagina Berupa Rasa Gatal Terbakar? Begini Ulasan dr. Binsar Martin Sinaga

2. Tidak sedang post covid lebih dari 3 bulan

3. Harus ada jeda waktu antara vaksin COVID-19 dan vaksin lainnya

Minimal jeda waktu 4 minggu sebelum diberikan vaksin COVID-19.

Ilustrasi pemberian vaksin COVID-19 pada anak
Ilustrasi pemberian vaksin COVID-19 pada anak (kompas.com)

Tata cara pemberian vaksin COVID-19 sedang diatur oleh seluruh pihak yang terlibat dalam pemberian vaksinasi kepada anak.

Hal ini lantaran memerlukan kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan SDM, dan kesediaan jumlah vaksin Sinovac.

Baca juga: Apa yang Menjadi Penyebab Sel Darah Merah Penderita Thalasemi Mudah Hancur? Simak Ulasan Dokter

Penjelasan Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial, dr. Melanie Rakhmi Mantu dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Ayo Sehat edisi 05 November 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved