Breaking News:

dr. Ayuthia Sedyawan Ardhana Jelaskan Proses Terjadinya Serangan Jantung saat Berolahraga

dr. Ayuthia Sedyawan Ardhana paparkan jika serangan jantung terjadi akibat terhentinya aliran darah secara tiba-tiba.

health.kompas.com
Ilustrasi serangan jantung saat berolahraga, simak ulasan dr. Ayuthia Sedyawan Ardhana 

TRIBUNHEALTH.COM - Secara umum detak jantung pada usia remaja dan usia dewasa berbeda.

Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Dengan berolahraga sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan yang paling penting adalah memicu pembuatan pembuluh-pembuluh darah baru.

Baca juga: dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS Paparkan Penyebab Rasa Nyeri saat Menstruasi, Begini Penjelasannya

Namun adapun masalah yang bisa saja muncul jika melakukan olahraga yang tidak baik, seperti terjadinya serangan jantung.

Pada dasarnya, serangan jantung adalah terhentinya aliran darah secara tiba-tiba.

Ilustrasi serangan jantung, simak ulasan Ayuthia Sedyawan Ardhana
Ilustrasi serangan jantung, simak ulasan dr. Ayuthia Sedyawan Ardhana (freepik.com)

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Ayuthia Sedyawan Ardhana yang dilansir Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Ayo Sehat.

Pembuluh darah koroner merupakan pembuluh darah yang memperdarahi otot jantung.

Ketika seseorang melakukan olahraga, jantung akan bekerja menjadi lebih berat dan keras.

Sehingga secara tiba-tiba bisa menjadi sumbatan pada pembuluh darah jantung.

Baca juga: dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS Jelaskan Faktor-faktor yang Memengaruhi Kesuburan Wanita

Adanya plak bisa menutupi aliran pembuluh darah jantung.

Hal ini menyebabkan aliran darah tidak dapat turun ke bawah.

Sehingga otot yang diperdarahi oleh pembuluh darah tersebut menjadi mati dan tidak dapat oksigen dan tidak dapat darah.

Ilustrasi serangan jantung, dr. Ayuthia Sedyawan Ardhana sebut bisa sebabkan kehilangan nyawa
Ilustrasi serangan jantung, dr. Ayuthia Sedyawan Ardhana sebut bisa sebabkan kehilangan nyawa (kompas.com)

Pada akhirnya terjadi serangan jantung pada saat berolahraga dan menyebabkan seseorang kehilangan nyawa.

Lantas apakah olahraga berbahaya bagi jantung?

Dokter menuturkan jika olahraga tidak berbahaya bagi jantung.

Akan tetapi, kita harus tahu kondisi kita.

Baca juga: Perlunya Mengetahui Faktor Resiko Turun Peranakan yang Disampaikan oleh dr. Asih Anggraeni, SP.OG

"Kita harus tahu sebenarnya kita berada dalam risiko apa, jangan-jangan kita memiliki faktor-faktor risiko yang dapat menjadikan kita mempunyai penyumbatan pembuluh darah," pungkasnya.

Seperti adanya penyakit bawaan diabetes, hipertensi, kolesterol dan sebagainya.

Ilustrasi serangan jantung yang dapat terjadi saat seseorang tengah beraktivitas
Ilustrasi serangan jantung yang dapat terjadi saat seseorang tengah beraktivitas (Tribunnews.com)

"Kita juga harus tahu intensitas yang mampu kita lakukan untuk olahraga, apakah kita berada di intensitas ringan, sedang, atau berat," tambahnya.

Baca juga: Dr. drg. Munawir Beberkan Perawatan yang Bisa Mengatasi Kerusakan pada Gigi

Penjelasan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Ayuthia Sedyawan Ardhana dilansir Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Ayo Sehat edisi 03 Juni 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved