Breaking News:

Penelitian Terbaru Kaitkan Konsumsi Susu dengan Meningkatnya Risiko Kanker Prostat

Temuan ini terbilang mengejutkan karena susu dikenal bermanfaat, peneliti masih mencoba memahami

tribunnews.com
ilustrasi kanker prostat 

TRIBUNHEALTH.COM - Kanker adalah istilah umum untuk penyakit yang ditandai dengan proliferasi sel yang tidak terkendali.

Kemajuan medis perlahan membuka jalan untuk mengobati kanker, meski beberapa jenis jauh lebih sulit daripada yang lain.

Menurut badan kesehatan WebMD, kanker prostat termasuk di antara lima bentuk penyakit yang paling mematikan, di samping kanker paru-paru, payudara, pankreas, dan kolorektal.

Penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan diet bertanggung jawab hingga 80 persen kasus, dilansir TribunHealth.com dari Express, Kamis (11/11/2021).

Sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Epidemiological Review mengemukakan temuan mengejutkan.

Baca juga: Deteksi Tingkat Keparahan Kanker Prostat, Berikut Penjelasan dr. Rizki Muhammad Ihsan, Sp. U

Baca juga: Dokter Urologi Sebut Usia Paling Rentan Alami BPH dan Kanker Prostat

Ilustrasi diagnosis kanker prostat
Ilustrasi diagnosis kanker prostat (health.kompas.com)

Makalah tersebut menunjukkan risiko kanker prostat dua kali lipat pada pria dengan asupan susu tinggi.

Para peneliti menulis: “Dalam studi ini, pria dengan asupan susu tertinggi memiliki sekitar dua kali lipat risiko kanker prostat total, dan peningkatan empat kali lipat risiko kanker prostat metastatik atau fatal relatif terhadap konsumen rendah."

“Masih belum diketahui senyawa mana dalam produk susu yang mungkin bertanggung jawab atas asosiasi ini."

“Namun, beberapa penelitian terbaru yang mampu menyelidiki nutrisi lebih teliti menunjukkan bahwa kalsium dan mungkin fosfor mungkin memainkan peran penting.”

Garis penelitian terpisah sebelumnya berspekulasi bahwa mungkin kandungan lemak susu yang mempengaruhi risiko.

Atau, produk susu fermentasi dapat mempengaruhi risiko kanker prostat melalui efeknya pada mikrobioma usus.

Baca juga: dr. Rizki Muhammad Ihsan Sp.U Paparkan Jika Kanker Prostat Terdeteksi pada Pria Berusia Lanjut

Baca juga: dr. Rizki Muhammad Ihzan Sp.U Ungkap Penyebab Terjadinya Kanker Prostat, BPH dan Prostatitis

Ilustrasi kanker prostat, pria harus segera menyadari jika terdapat gangguan pada prostat
Ilustrasi kanker prostat, pria harus segera menyadari jika terdapat gangguan pada prostat (makassar.tribunnews.com)

Para peneliti dalam satu Studi 2019 yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, mengatakan: "Asupan susu dapat meningkatkan proliferasi sel kanker melalui peningkatan faktor pertumbuhan seperti insulin, yang terkait dengan peningkatan risiko kanker prostat."

Siapa yang berisiko?

Alasan persis mengapa beberapa pria mengembangkan kanker prostat yang mematikan masih belum jelas.

Beberapa faktor, termasuk usia, ras, predisposisi genetik, telah ditemukan mempengaruhi risiko.

Kanker prostat jarang terjadi pada individu yang lebih muda dari 40 tahun, dan untungnya, 98 persen kasus didiagnosis ketika penyakit ini masih dapat ditangani.

Namun, untuk orang dengan kanker prostat stadium lanjut, tingkat kelangsungan hidup adalah 30 persen.

Sifatnya yang "berbahaya" disebabkan oleh kemampuannya untuk menyebar ke organ lain di dalam tubuh, tetapi sebagian besar kanker prostat tumbuh lambat dan tidak menunjukkan gejala.

“Kebanyakan pria yang lebih tua memiliki beberapa sel kanker di kelenjar prostat mereka,” jelas Harvard Health.

Baca juga: Sederet Tanda Kanker Prostat Mulai Menyebar, Sakit saat Buang Air Kecil hingga Rasakan Kelelahan

Baca juga: dr. Johannes Aritonang: Gejala Kanker Prostat Hampir Sama Dengan Gejala Pembesaran Prostat Jinak

Ilustrasi kanker prostat yang dialami pria
Ilustrasi kanker prostat yang dialami pria (batam.tribunnews.com)

“Karena sel-sel ini biasanya tumbuh lambat, mereka tidak menimbulkan gejala atau mempengaruhi kesehatan pada kebanyakan pria.”

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved