Breaking News:

dr. Mustopa, Sp.PD Menuturkan Jika Sepsis Bisa Menyebabkan Komplikasi Berbagai Organ hingga Kematian

Menurut dr. Mustopa, Sp.PD dalam menegakkan diagnosa biasanya dokter memakai gejala klinis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, dan tempat infeksi.

kompas.com
Ilustrasi pasien sepsis yang mengalami komplikasi organ dan penurunan kesadaran, simak ulasan dr. Mustopa, Sp.PD 

TRIBUNHEALTH.COM - Dalam menegakkan penyakit sepsis perlu diketahui terlebih dahulu infeksi penyebabnya.

Dokter menuturkan jika penyebab infeksi bisa terjadi di satu tempat atau di beberapa tempat.

Dalam menegakkan diagnosa biasanya dokter memakai gejala klinis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, dan tempat terjadinya infeksi.

Suatu penyakit tidak bisa di diagnosa sendiri.

Baca juga: Tech Neck, Kondisi Sakit dan Nyeri pada Leher Akibat Terlalu Lama Menggunakan Gadget

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Mustopa, Sp.PD yang dilansir Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 30 Oktober 2021.

Penyakit akan terdiagnosa ketika di rumah sakit dengan pemeriksaan yang sudah lengkap dan didukung perawatan dengan menentukan beberapa aspek.

Ilustrasi seseorang mengalami sepsis, begini ulasan dr. Mustopa, Sp.PD
Ilustrasi seseorang mengalami sepsis, begini ulasan dr. Mustopa, Sp.PD (kompas.com)

Banyak parameter dimana dokter harus memasukkan ke dalam kondisi apakah pasien sudah mengalami sepis atau belum.

Sepsis bisa mengakibatkan seseorang kehilangan nyawa.

Seperti dimana pasien sudah sampai ke tahap syok sepsis.

Syok sepsis merupakan kegagalan dari perfusi atau aliran darah menuju semua organ di dalam tubuh.

Baik organ otak, jantung, paru-paru, liver, ginjal, dan organ-organ lainnya.

Baca juga: Cegah Malingering Sejak Dini, Psikolog Klinis Jelaskan Cara yang Bisa Dilakukan Orang Tua

Penurunan perfusi yang bisa menyebabkan syok sepsis.

Sehingga pada akhirnya menyebabkan suatu kematian ketika tidak ditangani dengan baik.

Ketika pasien sudah jatuh ke kondisi sepsis berat atau syok sepsis, kondisi ini akan menyebabkan kegagalan fungsi organ.

Komplikasi yang terjadi hampir di seluruh organ akibat penurunan perfusi.

Ilustrasi sepsis mengakibatkan komplikasi organ, simak ulasan dr. Mustopa, Sp.PD
Ilustrasi sepsis mengakibatkan komplikasi organ, simak ulasan dr. Mustopa, Sp.PD (Tribunnews.com)

Misalnya terjadi pada organ ginjal, sehingga menyebabkan perfusi atau aliran darah ke ginjal berkurang.

Kondisi ini bisa mengakibatkan seseorang mengalami gagal ginjal akut.

Dimana akan muncul keluhan berkurangnya kencing serta ada peningkatan dari laboratorium darah ginjal.

Selain itu, komplikasi yang terjadi pada liver akan mengakibatkan peningkatan nilai fungsi enzim liver seperti serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) dan serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT).

Baca juga: Anak Alami Gigi Patah, Haruskah Pasang Gigi Palsu? Ini Jawaban drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

Hal ini menunjukkan tanda kegagalan dari organ liver.

Halaman
12
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved