Breaking News:

Varian Delta Plus AY.4.2 Terdeteksi di 42 Negara, dr. Siti Nadia: Di Indonesia Belum Ditemukan

Menurut dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid sampai sekarang belum menemukan varian delta AY.4.2.

kompas.com
Ilustrasi COVID-19 varian delta plus, ketahui penjelasan dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid 

TRIBUNHEALTH.COM - Munculnya sejumlah varian baru COVID-19 perlu diantisipasi bersama.

dr. Siti Nadia Tarmizi menyebutkan jika sampai sekarang belum menemukan varian delta AY.4.2.

Namun kita juga perlu untuk terus memonitor varian baru tersebut.

Baca juga: Vaginismus dan Dispareunia, 2 Penyebab Hubungan Seksual Terasa Menyakitkan pada Perempuan

Karena jika dilihat, varian delta tidak hanya melahirkan varian AY.4.2.

Hal ini disampapikan oleh Juru Bicara Vaksinasi COVID-19, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid yang dilansir Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV edisi 31 Oktober 2021.

Di Indonesia sudah ada 21-22 varian delta.

Ilustrasi virus corona varian delta
Ilustrasi virus corona varian delta, simak ulasan dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid (megapolitan.kompas.com)

Akan tetapi sampai saat ini kita belum menemukan varian AY.4.2.

Namun jika varian AY.16, AY.17, AY.20, hingga AY.23 sudah ada di Indonesia.

Jumlah turunan dari varian delta yang sudah ditemukan di Indonesia sebanyak 21-22 varian.

Sampai saat ini sudah ada 42 negara yang melaporkan adanya varian delta AY.4.2 seperti Singapura, Korea, dan Jepang.

Baca juga: Muncul Varian AY.4.2., Satgas Covid-19 Imbau Masyarakat Tidak Panik

Tingkat kewaspadaan akan hal ini perlu ditingkatkan, karena banyak masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Kita ketahui bahwa varian delta AY.4.2 menjadi perhatian WHO dikarenakan proses atau peningkatannya cukup signifikan pada peningkatan kasus yang terjadi di Inggris saat ini.

Ilustrasi virus corona varian delta AY.4.2
Ilustrasi virus corona varian delta AY.4.2, begini ulasan dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid (kompas.com)

Varian AY.4.2 mendominasi 95% daripada varian delta di Inggris.

Baca juga: Mengenal Dampak Kekurangan Vitamin D, Sama Bahayanya jika Berlebihan Minum Suplemen

Penjelasan Juru Bicara Vaksinasi COVID-19, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV edisi 31 Oktober 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved