Breaking News:

Faktor Psikologis seperti Stres Dapat Memengaruhi Pembentukan Kalkulus, Begini Ulasan drg. Anastasia

Menurut drg. R. Ngt. Anastasia Ririen kebiasaan berperan penting dalam pembentukan kalkulus.

health.tribunnews.com
Ilustrasi karang gigi atau kalkulus, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen sebut bisa dipengaruhi kebiasaan yang buruk 

TRIBUNHEALTH.COM - Umumnya karang gigi tidak bisa dibersihkan sendiri oleh pasien.

Hal ini dikarenakan material karang gigi yang keras dan setara batu.

Sehingga perlu bantuan dokter gigi dalam melakukan pembersihan karang gigi.

Baca juga: Jangan Sampai Usus Buntu Pecah, dr. Andreas: Cairan yang Keluar Sebabkan Peradangan di Dalam Perut

Pembentukan plak sebagai cikal mula pembentukan karang gigi.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Gigi, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen yang dilansir Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews Bogor program Sapa Dokter edisi 13 Agustus 2021.

ilustrasi pembersihan karang gigi, simak ulasan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen
ilustrasi pembersihan karang gigi, simak ulasan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen (freepik.com)

Rata-rata plak gigi bisa terbentuk setelah 4 jam kita membersihkan seluruh permukaan gigi termasuk seluruh jaringan lunak rongga mulut dengan pembersihan yang optimal dan ideal.

Apalagi jika seseorang tidak membersihkan rongga mulut dengan ideal, maka bisa dibayangkan jika proses pembentukan kalkulus sangat cepat terjadi.

Baca juga: Pengobatan Sendiri oleh Penderita Apendisitis Tanpa Arahan Dokter Dapat Sebabkan Usus Buntu Pecah

Dokter mengatakan jika kebiasaan berperan penting dalam pembentukan kalkulus.

Ada pula faktor-faktor lain yang memengaruhi pembentukan kalkulus, seperti kesehatan umum, air ludah, termasuk faktor psikologis.

Seseorang yang sedang stres akan memengaruhi pembentukan kalkulus.

Profil drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati
Profil drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati (Tribunnews.com)

Akan tetapi proses pembersihan secara mekanis tetap menjadi kunci utama dalam memperlambat pembentukan kalkulus.

Salah satu kebiasaan yang tidak ideal adalah konsumsi makanan yang serba lunak.

Baca juga: dr. Lusiyanti, M.Med., Sp.KK Paparkan Makanan yang Bagus untuk Menunjang Kesehatan Kulit

Penjelasan Dokter Spesialis Gigi, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews Bogor program Sapa Dokter edisi 13 Agustus 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved