Breaking News:

Terdapat Daerah yang Telah Memasuki Level 1, Satgas Covid-19 Imbau Masyarakat Tidak Lalai

Berikut ini simak informasi mengenai kawasan yang mengalami penurunan status zonasi Covid-19

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Wiku Adisasmito-Simak imbauan dari Satgas Covid-19 berikut ini. 

TRIBUNHEALTH.COM - Telah terdapat beberapa daerah yang memasuki level 1.

Atas hal tersebut, satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan bagi daerah yang sudah masuk level 1 tidak menjadi lengah.

Karena, menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, meskipun level 1 tergolong kondisi aman, bukan berarti membuat pemerintah dan masyarakatnya menjadi lalai. Termasuk dalam melakukan kegiatan beribadah.

Baca juga: Risiko Ibu Hamil yang Terpapar COVID-19 Bisa Mengalami Keguguran, Begini Penjelasan dr. Bayu Winarno

"Walau begitu bukan berarti kita bisa lalai dengan situasi yang tergolong aman tersebut."

"Karena COVID-19 masih ada disekitar kita," ucap Wiku dilansir Tribunhealth.com dari situs resmi covid19.go.id.

Terkait level 1, Wiku menjelaskan bahwa pada prinsipnya level 1 dalam asesmen leveling dan zona hijau dalam sistem zonasi adalah hasil penilaian yang paling baik melalui perhitungan berbagai indikator.

Saat ini dari hasil analisis pemerintah terhadap 26 kabupaten/kota di luar Pulau Jawa-Bali, daerah yang telah memasuki level 1 adalah Kabupaten Lampung.

ilustrasi virus corona
ilustrasi virus corona (kompas.com)

Sementara sejak 25 september 2021, kabupaten/kota di wilayah Jawa-Bali yang telah masuk ke level 1 yaitu Kabupaten Blitar.

Mengenai kegiatan ibadah, Wiku menegaskan sampai saat ini pengaturan kegiatan ibadah di rumah ibadah atau berjamaah secara nasional dengan memperhatikan 2 indikator penilaian.

Baca juga: Pil Molnupiravir Diklaim Mampu Kurangi Rawat Inap Akibat Covid hingga 50 Persen

Yaitu dengan menghimbau adanya pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan.

Upaya tersebut dilakukan dengan cara memakai masker, menjaga jarak saat beribadah, serta mencuci tangan sebelum dan sesudah beribadah.

Namun tidak menutup kemungkinan, kedepan akan ada perubahan pengaturan dalam pedoman beribadah.

ilustrasi menggunakan masker untuk mencegah penularan covid-19
ilustrasi menggunakan masker untuk mencegah penularan covid-19 (freepik.com)

"Kedepannya, jika diterapkan perubahan pengaturan, khususnya pedoman beribadah secara rinci di rumah ibadah akan disampaikan oleh Kementerian Agama yang sebelumnya telah melalui kesepakatan lintas Kementerian lembaga," tegas Wiku.

Baca juga: Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Vaksinasi Bagi Penyitas COVID-19, Simak Ulasan Prof. Wiku Adisasmito

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved