Breaking News:

Risiko Ibu Hamil yang Terpapar COVID-19 Bisa Mengalami Keguguran, Begini Penjelasan dr. Bayu Winarno

Menurut dr. Bayu Winarno, Sp.OG pasien yang terinfeksi COVID-19 akan mengalami proses imunologis.

jogja.tribunnews.com
Ilustrasi keguguran pada pasien terinfeksi COVID-19, simak alasannya menurut dr. Bayu Winarno, Sp.OG 

TRIBUNHEALTH.COM - Selama menjalani kehamilan, ibu hamil akan mengalami perubahan hormonal.

Adapun proses proinflamasi dan anti inflamasi yang berkaitan dengan peradangan selama hamil.

Tentunya hal ini juga berkaitan erat dengan COVID-19.

Dilansir oleh Tribunhealth.com Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Bayu Winarno, Sp.OG menjelaskannya dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 02 Oktober 2021.

Baca juga: dr. Bayu Winarno, Sp.OG Paparkan Jika Selama Kehamilan Diperlukan Proses Inflamasi atau Peradangan

Pasien dengan infeksi COVID-19 terjadi proses imunologis.

Jika pada ibu hamil atau individu yang normal, proses imunologisnya berlangsung tidak berlebihan, maka pasien akan selamat atau dengan gejala ringan saja.

Ilustrasi ibu hamil yang terinfeksi COVID-19, dr. Bayu Winarno, Sp.OG sebut bisa
Ilustrasi ibu hamil yang terinfeksi COVID-19, dr. Bayu Winarno, Sp.OG sebut bisa terjadi proses imunologis.(tribunnews.com)

Namun jika imunologisnya berlangsung secara berlebihan dimana terjadi badai sitokin, maka seorang pasien yang terinfeksi COVID-19 akan terjadi perberatan.

Apalagi jika disertai dengan penyakit penyerta.

Pada ibu hamil yang dikhawatirkan adalah jika memiliki penyakit penyerta kencing manis atau diabetes melitus atau ada preeklampsia.

Preeklampsia adalah ibu hamil dengan hipertensi yang disertai dengan pembengkakan organ-organ ekstremitas seperti kaki dan tangan yang bengkak.

Kondisi ini akan lebih membahayakan.

Baca juga: Apakah Stres Memicu Terjadinya Tekanan Darah Tinggi? Begini Jawaban dr. Muhammad Fiarry Fikaris

Oleh karena itu, kita harus perhatikan ibu hamil yang mengalami komorbid ini.

Risiko dari ibu hamil yang terpapar COVID-19 bisa mengalami keguguran, namun hal ini tergantung pada usia kehamilannya.

Bisa berisiko mengalami keguguran jika pada trimester pertama terjadi persalinan.

ilustrasi ibu hamil, simak penjelasan
ilustrasi ibu hamil, simak penjelasan dr. Bayu Winarno, Sp.OG (tribunnews.com)

Bisa terjadi prematuritas pada usia kehamilan yang belum cukup bulan dan terjadi persalinan, sehingga terjadi persalinan dengan janin yang dilahirkan tidak cukup berat badan.

Pada kehamilan aterm, maka terjadi persalinan normal namun jika ibunya mengalami perburukkan, akan memberatkan persalinan dan ibu dengan gejala COVID-19 yang berat ditambah proses mengejan yang berat.

Baca juga: drg. Anastasia Beberkan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perawatan Saluran Akar Gigi

Penjelasan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Bayu Winarno, Sp.OG dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 02 Oktober 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved