Breaking News:

Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Vaksinasi Bagi Penyitas COVID-19, Simak Ulasan Prof. Wiku Adisasmito

Prof. Wiku Adisasmito sebut pentingnya belajar dari pola kenaikan kasus yang hampir selalu terjadi pasca kegiatan besar yang telah dilewati.

Tribunnews.com
Ilustrasi vaksinasi, simak ulasan Prof. Wiku Adisasmito 

TRIBUNHEALTH.COM - Kementerian kesehatan telah mengeluarkan surat edaran vaksinasi bagi penyitas COVID-19.

Dalam surat edaran, penyitas COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang dapat memperoleh vaksin COVID-19 1 bulan setelah dinyatakan sembuh.

Sedangkan penyitas dengan gejala berat dapat memperoleh vaksin 3 bulan setelah dinyatakan sembuh.

Baca juga: Penyebab Terjadinya Jerawat Multifaktor, dr. Kardiana Purnama: Cara Penanganan Tergantung Klinisnya

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden edisi 30 September 2021.

Penting dipahami bahwa kasus yang selama ini terus menurun harus disikapi secara bijak dan berhati-hati.

ilustrasi vaksinasi penyitas COVID-19, simak penjelasan Prof. Wiku Adisasmito
ilustrasi vaksinasi penyitas COVID-19, simak penjelasan Prof. Wiku Adisasmito (kompas.com)

Tugas besar kita untuk menjaganya agar terus turun harus diupayakan untuk tidak gegabah dalam melakukan kegiatan sosial ekonomi meskipun kelonggaran terlah diberlakukan.

Pentingnya belajar dari pola kenaikkan kasus yang hampir selalu terjadi pasca kegiatan besar yang telah dilewati.

Peniadaan mudik berhasil mencegah sebagian besar masyarakat untuk tidak mudik.

Baca juga: Ketahui Ciri-ciri Kulit Sehat Menurut Dokter Spesialis Dermatovenereologi, dr. Adniana Nareswari

Namun kegiatan berkumpul bersama keluarga pada satu wilayah yang sama tetap dilakukan oleh sebagian besar masyarakat.

Hal ini terjadi karena masyarakat merasa aman dengan turunya kasus COVID-19 pasca lonjakan pertama.

Adanya varian delta yang menyebar luas disebagian negara termasuk Indonesia juga semakin meningkat potensi penularannya akibat mobilitas yang tinggi pada periode ini.

Ilustrasi vaksinasi, simak penjelasan Prof. Wiku Adisasmito
Ilustrasi vaksinasi, simak penjelasan Prof. Wiku Adisasmito (TRIBUNNEWS/Jeprima)

Hal ini dapat dimungkinkan karena kemampuan, kesadaran dan respons kolektif antara seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah dalam penanganan COVID-19.

Lonjakan kasus COVID-19 kedua terlah berhasil dilewati dan saat ini kasus terus menurun selama 10 minggu terakhir.

Baca juga: Dua Strategi Pemerintah dalam Mencegah Penularan Covid-19 pada saat Pembelajaran Tatap Muka

Penurunan ini harus terus dijaga mengingat dampak dari kenaikkan kasus COVID-19 utamanya pada lonjakan kedua sangat besar.

Kita berusaha sebisa mungkin menghindarinya agar tidak terulang kembali.

Penjelasan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden edisi 30 September 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved