Breaking News:

Apakah Penyebab Batuk yang Tak Kunjung Sembuh pada Anak? Berikut ulasan dr. Sandi Nugraha Sp.A

Batuk memang memiliki banyak konotasi negatif. Batuk adalah sebuah respon yang dikeluarkan oleh saluran nafas apabila terdapat zat asing yang masuk.

lifestyle.kompas.com
ilustrasi seorang anak yang sedang batuk 

TRIBUNHEALTH.COM - Batuk memang memiliki banyak konotasi negatifnya.

Dalam arti, batuk bisa saja menandakan bahwa batuk merupakan sebuah penyakit.

Tetapi batuk itu adalah sebuah respon yang dikeluarkan oleh saluran nafas apabila terdapat zat-zat asing yang masuk.

Zat asing tersebut bisa saja karena debu, bakteri, dan bisa saja karena virus.

Karena tujuannya ialah saluran nafas dibuat seolah-olah lendirnya banyak sebagai bentuk pertahanan tubuh.

Akibatnya akan terjadi reflek yang bernama reflek batuk.

Reflek batuk bertujuan mengeluarkan lendir-lendir tersebut.

ilustrasi seorang anak yang sedang batuk
ilustrasi seorang anak yang sedang batuk (lifestyle.kompas.com)

Baca juga: Cacing Kremi pada Anak Bisa Diatasi Sendiri, Berikut Ini Sejumlah Tips Agar Tak Terinfeksi Lagi

Batuk bisa timbul terus-menerus biasanya akan teragsang seperti contoh yang sering jarang disadari adalah debu-debuan.

Apakah terdapat binatang yang dipelihara dirumah.

Biasanya zat-zat atau partikel-partikel tersebut akan merangsang saluran nafas untuk mengeluarkan zat tersebut.

Sehingga tindakan yang dapat dilakukan adalah pencegahan.

Pencegahan tersebut bisa dilihat dari udara yang berada disekitar kita, apakah ada yang merokok atau tidak.

Selain itu, bisa diketahui dari kebersihan udara lingkungan sekitar, pendingin ruangan apabila menggunakan pendingin ruangan.

Baca juga: Tak Hanya Behel dan Invasilign, Berikut Berbagai Perawatan Ortodonti yang Perlu Diketahui

Tidak hanya dari kebersihan udara ataupun pendingin ruangan saja, penting sekali untuk mengetahui kebersihan dari lingkungan sekitar apakah ada yang sedang membangun rumah sehingga menimbulkan banyaknya debu.

Terjadinya batuk, paling sering karena adanya polusi udara.

Cara mengatasi hal seperti ini adalah menghindari pajanan terhadap zat-zat yang dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan reflek batuk.

Tidak sepenuhnya, batuk disebabkan oleh bakteri atau virus dan sebagian kecil, batuk disebabkan oleh reaksi alergi.

Karena kemungkinan batuk hanya terjadi sebentar dan jarang, mungkin saja dikarenakan faktor lingkungan.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan dr. Sandi Nugraha, Sp.A. Seorang dokter spesialis anak. Jumat (16/7/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved