Breaking News:

Minum Kopi Bisa Picu Lelah dan Kantuk dalam Jangka Panjang, Ini Alternatif Lain Agar Tubuh Segar

Perbedaan efek jangka panjang dan jangka pendek kopi ini dikenal juga sebagai paradoks kafein

Pixabay
Ilustrasi minum kopi 

TRIBUNHEALTH.COM - Ada alternatif lain untuk menambah energi selain mengonsumsi kopi.

Pasalnya ilmuwan menyebut kafein dari kopi hanya menambah energi sementara waktu.

Ketika efek itu sudah habis, justru akan menimbulkan rasa lelah dan kantuk yang berlebih.

Ilmuwan mengatakan, jika seseorang mengalami lesu di sore hari setelah minum kopi, soulusinya adalah mengurangi konsumsinya.

Beri jeda dengan tidak meminum kopi selama beberapa hari terlebih dulu.

Dengan demikian kafein dalam tubuh bisa bersih, sebagaimana diberitakan CNA.

Baru kemudian mulai minum kopi kembali.

Baca juga: Kopi Hanya Bisa Tahan Kantuk Sementara, Efek Jangka Panjangnya Justru Picu Lelah dan Kantuk Berlebih

Baca juga: Kerusakan Gigi selama Pandemi Tak Hanya Soal Bruxism, Kebiasaan Minum Kopi juga Bisa Jadi Pemicu

Ilustrasi minum kopi
Ilustrasi minum kopi (Pixabay)

Idealnya, minum kopi “harus menyenangkan dan bermanfaat, dan benar-benar memberi Anda dorongan saat Anda membutuhkannya,” kata Dr. Seth Blackshaw, ilmuwan neuroscience di John Hoopkins University.

Sementara itu, jika kafein dirasa tidak lagi memberi dorongan energi, para ahli merekomendasikan untuk tidur siang, berolahraga, atau duduk di luar dan mendapatkan paparan cahaya alami.

Cara-cara itu dinilai dapat menambah dorongan energi – secara alami.

“Pantau tidur Anda dan pastikan Anda tidur nyenyak,” kata Dr. Mark Stein, profesor di Departement of Psychiatry and Behavioural Science di University of Washington.

“Tidur yang cukup dan aktivitas fisik adalah intervensi lini pertama untuk masalah perhatian dan kantuk."

"Kafein adalah tambahan yang berguna, tetapi Anda tidak ingin menjadi tergantung padanya.”

Ilustrasi mengonsumsi kopi
Ilustrasi mengonsumsi kopi (sultra.tribunnews.com)

Baca juga: Gaya Hidup Ini Bisa Sebabkan Rasa Lelah Sepanjang Waktu, Termasuk Banyak Minum Kopi

Baca juga: Tips Dokter Agar Kesehatan Gigi Penikmat Teh dan Kopi Tetap Terjaga

Kafein, bahan aktif utama dalam kopi, memiliki reputasi yang dapat dibenarkan sebagai penambah energi.

Tetapi kafein juga merupakan obat, yang artinya dapat mempengaruhi kita masing-masing secara berbeda, tergantung pada kebiasaan konsumsi dan gen kita.

Perbedaan efek jangka panjang dan jangka pendek kopi ini dikenal juga sebagai paradoks kafein.

“Paradoks kafein adalah bahwa dalam jangka pendek, kafein membantu perhatian dan kewaspadaan. Ini membantu beberapa tugas kognitif, dan membantu tingkat energi, ”kata Mark Stein.

“Tetapi efek kumulatif – atau dampak jangka panjang – memiliki efek sebaliknya.”

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved