Breaking News:

dr. Vivi Indrayanti Jelaskan Cara Mengatasi Bengkak dan Nyeri Setelah Lakukan Foxy Eyes Treatment

dr. Vivi Indrayanti sarankan untuk mengompres dengan air dingin bagian yang dimasukkan benang.

Kompas.com
Ilustrasi mata setelah foxy eyes treatment, simak penjelasan dr. Vivi Indrayanti 

TRIBUNHEALTH.COM - Biasanya setelah foxy eyes treatment pasien akan mengalami nyeri dan bengkak.

Apabila terjadi bengkak, dokter sarankan untuk mengompres dengan air dingin bagian yang dimasukkan benang.

Jika masih memar bisa dikompres dengan air dingin.

Baca juga: Tips Pakar Kesehatan Agar Anak Tak Ketagihan Makanan Cepat Saji, Usahakan Selalu Masak Sendiri

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Kecantikan, dr. Vivi Indrayanti dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 16 September 2021.

Sebaiknya tidak mengompres dengan air hangat.

Karena bisa memengaruhi benang yang digunakan.

Ilustrasi mata kendur, dr. Vivi Indrayanti sarankan lakukan foxy eyes treatment
Ilustrasi mata kendur, dr. Vivi Indrayanti sarankan lakukan foxy eyes treatment (kompas.com)

Dokter mengatakan jika mengompres dengan air dingin bisa dilakukan selama 24 jam.

Setelah itu tidak perlu lagi mengompres dengan air dingin.

Apabila tidak ada air dingin, bisa menggunakan es batu.

Setelah 24 jam biasanya bengkaknya sudah berkurang.

Baca juga: drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati: Invasilign Belum Tentu Memberikan Hasil Lebih Cepat

Selain itu, biasanya dokter kecantikkan juga akan memberikan cream setelah melakukan treatment.

Tarik benang pada foxy eyes treatment bisa bertahan selama 1 hingga 2 tahun.

Hal ini tergantung dengan jenis benang apa yang digunakan.

Ilustrasi melakukan foxy eyes treatment dengan metode tarik benang, simak ulasan dr. Vivi Indrayanti
Ilustrasi melakukan foxy eyes treatment dengan metode tarik benang, simak ulasan dr. Vivi Indrayanti (Kompas.com)

Namun untuk hasil atau efek foxy eyes, biasanya bertahan selama 6 bulan hingga 9 bulan.

Bahkan ada yang bertahan hingga 1 tahun.

Hal ini tergantung dari pola hidup masing-masing individu.

Jika metabolisme meningkat akibat banyak olahraga, terkena sinar matahari, merokok, banyak minum alkohol, biasanya akan berkurang efeknya.

Baca juga: Apa Itu Perawatan Gigi Invisalign? Berikut Penjelasan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati

Penjelasan Dokter Kecantikan, dr. Vivi Indrayanti dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 16 September 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved