Breaking News:

Presiden Moderna Sorot Kemampuan Penularan Varian Delta, Ingatkan Perlindungan Vaksin Bisa Melemah

Hasil analisis Moderna menunjukkan perlindungan vaksin melemah dari waktu ke waktu

kompas.com
Ilustrasi vaksin Moderna 

TRIBUNHEALTH.COM - Presiden Moderna, Stephen Hoge, menyorot kemampuan penularan virus corona varian delta.

Delta “sangat pandai menginfeksi orang dan mereplikasi sehingga meningkatkan standar tentang seberapa bagus vaksin itu,” katanya dalam sebuah wawancara telepon.

“Ini sebenarnya menunjukkan beberapa kelemahan yang [vaksin] miliki lebih awal dari yang Anda duga,” lanjutnya, dilansir TribunHealth.com dari CNBC

Moderna membagikan analisis mereka mengenai penularan Covid-19 pada orang yang telah divaksinasi, Rabu (15/9/2021).

Hasilnya, penularan lebih jarang terjadi pada orang yang baru mendapatkan suntikan.

Baca juga: Berikut 3 Vaksin Covid-19 Baru yang Telah Mendapat Izin Penggunaan Darurat dari BPOM

Baca juga: WHO Tak Benarkan Negara Kaya Berikan Booster Vaksin Covid-19 untuk Orang Sehat

Ilustrasi vaksinasi. Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 pada warga.
Ilustrasi vaksinasi. Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 pada warga. (TRIBUNNEWS/Jeprima)

Ini menunjukkan perlindungan vaksin Covid-19 berkurang dari waktu ke waktu.

Ada 88 kasus terobosan yang diidentifikasi dari 11.431 orang yang divaksinasi antara Desember dan Maret, kata perusahaan itu dalam siaran pers.

Angka itu dibandingkan dengan 162 kasus terobosan dari 14.746 peserta uji coba yang divaksinasi pada Juli hingga Oktober 2020.

Kasus-kasus terobosan tidak semua karena varian delta, kata Hoge.

Dia menduga kasus Covid-19 pada orang yang divaksinasi adalah akibat dari berkurangnya perlindungan vaksin dari waktu ke waktu dan varian yang sangat menular.

Ilustrasi Vaksin - Bukti vaksin menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki oleh seluruh masyarakat, maka simak penjelasan tentang vaksinasi berikut ini.
Ilustrasi Vaksin - Bukti vaksin menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki oleh seluruh masyarakat, maka simak penjelasan tentang vaksinasi berikut ini. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Baca juga: Studi CDC Ungkap Orang yang Tak Divaksinasi 11 Kali Lebih Berisiko Meninggal Akibat Covid-19

Baca juga: Novavax Gabungkan Vaksin Covid-19 dan Flu, Dinilai Hasilkan Efisiensi yang Lebih Besar

“Varian delta bukanlah varian yang lolos dari kekebalan,” katanya, seraya menambahkan varian itu hanya “melemahkan pertahanan kita” pada saat perlindungan vaksin menurun.

Hoge mengatakan hasil analisis itu, yang belum ditinjau oleh rekan sejawat, mendorong penggunaan booster secara luas.

"Itulah alasan untuk mengatasi masalah dan (gunakan) booster," katanya.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

 
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved