Breaking News:

drg. Nadia Yuniastuti Winarta Sebut Hindari Makanan Keras untuk Menjaga Ketahanan Restorasi Gigi

Penambalan gigi yang di sebabkan oleh karies atau gigi berlubang untuk mengembalikan bentuk, fungsi seperti semula disebut dengan restorasi gigi.

freepik.com
ilustrasi restorasi gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Restorasi gigi adalah penambalan gigi yang di sebabkan oleh karies atau gigi berlubang untuk mengembalikan bentuk, fungsi seperti semula.

Secara estetika, restorasi gigi akan mirip dengan gigi asli sehingga gigi yang telah diperbaiki dengan tindakan restorasi akan terlihat seperti gigi asli yang sehat.

Restorasi dapat dibedakan menjadi dua yakni:

- Restorasi gigi langsung (direct): restorasi gigi yang dapat dibuat langsung pada kavitas gigi dalam satu kunjungan.

- Restorasi gigi tidak langsung (indirect): restorasi struktur gigi yang dilakukan pada luar mulut pasien.

ilustrasi restorasi gigi
ilustrasi restorasi gigi (freepik.com)

Baca juga: Pemerintah Percepat Target Vaksinasi bagi Kelompok Disabilitas hingga Oktober Tahun Ini

Material yang akan dibuat untuk restorasi akan dibuat di laboratorium dental dan kemudian dipasang pada gigi yang sudah direparasi.

Restorasi gigi tidak langsung sering digunakan pada gigi yang kehilangan banyak struktur karena dapat mengembalikan kontur, fungsi, dan penampilan gigi.

Restorasi tidak langsung disemenkan pada gigi menggunakan material semen perekat untuk menyediakan retensi dan penutupan celah tepi kavitas.

Bagaimana cara menjaga ketahanan restorasi gigi?

Berikut adalah penjelasan drg. Nadia Yuniastuti Winarta, seorang dokter gigi.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved