Breaking News:

Meski Ada Kemungkinan Komplikasi, Ibu Hamil yang Obesitas Tak Disarankan Turunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan selama obesitas tak disarankan NHS, berikut ini penjelasan lengkapnya

Pexels
Ilustrasi ibu hamil yang alami obesitas 

TRIBUNHEALTH.COM - Obesitas menjadi satu di antara kunci masuknya berbagai masalah kesehatan.

Lalu bagaimana jika orang yang obesitas tengah mengalami kehamilan?

Hamil saat obesitas meningkatkan beberapa kemungkinan masalah, seperti diabetes gestasional, sebagaimana dimuat dalam laman resmi National Health Service (NHS) Inggris.

Semakin tinggi indeks massa tubuh, semakin tinggi kemungkinan komplikasi.

Baca juga: Penerapan Pola Makan Seimbang untuk Mencukupi Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil

Baca juga: Saran dr. Huthia Andriyana, Sp. OG pada Ibu Hamil yang menjadi Tenaga Medis agar Terhindar Covid-19

ilustrasi ibu hamil
ilustrasi ibu hamil (tribunnews.com)

Risiko yang meningkat antara lain:

  • Keguguran
  • Diabetes gestasional
  • Tekanan darah tinggi dan preeklamsia
  • Gumpalan darah
  • Bahu bayi menjadi "terjebak" selama persalinan
  • Pendarahan lebih berat dari biasanya setelah melahirkan

Namun, NHS tak menyarankan untuk menurunkan berat badan selama kehamilan.

Hal tersebut tidak akan mengurangi kemungkinan komplikasi.

Malah, ada kemungkinan tak aman untuk dilakukan.

Ilustrasi - Seorang ibu hamil
Ilustrasi - Seorang ibu hamil (Freepik.com)

Baca juga: drg. Kartini Rustandi, M.Kes Jelaskan Pentingnya Vaksinasi untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Baca juga: dr. Huthia Andriyana, Sp. OG. Ungkap Ibu Hamil yang Positif Covid-19 Belum Tentu Menular pada Janin

Dilansir TribunHealth.com dari situs tersebut, Rabu (18/8/2021), NHS lebih menyarankan untuk rutin menemui dokter.

Nantinya dokter akan membantu mengatasi keluhan dan mengantisipasi kemungkinan yang bisa terjadi.

Selain itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan mandiri, misalnya menjaga pola makan dan olahraga.

Sangat penting untuk makan makanan yang sehat dan seimbang dan melakukan beberapa aktivitas fisik setiap hari

Cobalah makan dengan sehat (termasuk mengetahui makanan apa yang harus dihindari selama kehamilan) dan melakukan aktivitas seperti berjalan kaki atau berenang.

Jika tidak aktif sebelum hamil, ada baiknya berkonsultasi dengan bidan atau dokter sebelum memulai rencana olahraga baru.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved