Breaking News:

dr. Mustopa, Sp.PD Sebutkan Beberapa Makanan yang Dapat Membantu Penderita Hipertensi

Menurut dr. Mustopa, Sp.PD buah belimbing, buah naga, dan timun dapat membantu menurunkan tekanan darah.

m.tribunnews.com
Ilustrasi berbagai macam buah segar, menurut dr. Mustopa, Sp.PD buah belimbing, buah naga, dan timun dapat membantu menurunkan tekanan darah 

TRIBUNHEALTH.COM - Ada beberapa makanan, buah-buahan, dan sayuran yang bisa membantu menurunkan tensi.

Namun bukan mutlak setelah makan bisa turun.

Akan tetapi bisa cukup membantu penderita hipertensi.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Mustopa, Sp.PD dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 16 Agustus 2021.

Baca juga: Seringkali Tensi Tinggi Tak Terdeteksi, dr. Mustopa: Kondisi Ini Menjadi Silent Killer Paling Banyak

Adapun buah-buahan seperti belimbing, buah naga, maupun timun bisa membantu menurunkan tensi.

Sedangkan pada sayur-sayuran seperti seledri dan bawang putih.

Ilustrasi bawang putih, menurut dr. Mustopa, Sp.PD seledri dan bawang putih dapat membantu menurunkan tekanan darah
Ilustrasi bawang putih, menurut dr. Mustopa, Sp.PD seledri dan bawang putih dapat membantu menurunkan tekanan darah (manado.tribunnews.com)

Jika dikonsumsi dengan baik dan benar secara rutin, bisa membantu menurunkan tekanan darah.

Terpenting adalah menghindari garam dan makanan-makanan dengan daging berlebih.

Tetap konsumsi makanan yang sehat seperi sayuran dan buah-buahan.

Dengan begitu akan membantu menurunkan tensi pasien hipertensi.

Dokter sarankan untuk konsumsi makanan yang sudah disebutkan tadi.

Hipertensi bisa menimbulkan bahaya bagi pasien.

Baca juga: dr. Mustopa, Sp.PD: Ketika Tensi Tinggi dan Virus Corona Meningkat, Akan Memperberat Gejala COVID-19

Dimana komplikasi yang ditakutkan adalah terjadinya stroke.

Tensi tinggi yang terjadi dalam waktu lama risiko terjadi stroke menjadi tinggi.

Justru bisa saja terdeteksi stroke terlebih dahulu.

Seringkali pasien datang sudah menderita stroke.

Tanpa disadari, tanganya sudah mulai lemah.

Profil dr Mustopa, Sp. PD.
Profil dr Mustopa, Sp. PD. (Dok. pribadi dr Mustopa, Sp. PD.)

Saat dilakukan pemeriksaan ternyata tensi sudah mencapai 200 dan sudah terjadi stroke.

Bahaya yang paling seringa adalah serangan jantung.

Dimana bisa terjadi secara tiba-tiba dan mendadak.

Baca juga: Apa Saja yang Perlu Diketahui sebelum Memasang Gigi Palsu? Begini Kata drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros

Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Mustopa, Sp.PD dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 16 Agustus 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved