Breaking News:

dr. Mustopa, Sp.PD: Ketika Tensi Tinggi dan Virus Corona Meningkat, Akan Memperberat Gejala COVID-19

Menurut dr. Mustopa, Sp.PD ketika pasien hipertensi terinfeksi COVID-19, secara otomatis virus akan masuk ke dalam tubuh.

Freepik
Ilustrasi penderita hipertensi dengan komorbid, menurut dr. Mustopa, Sp.PD gejala COVID-19 akan memengaruhi organ paru, jantung, hingga usus 

TRIBUNHEALTH.COM - Ketika pasien hipertensi terinfeksi COVID-19, secara otomatis virus akan masuk ke dalam tubuh.

Kemudian virus akan menyerang beberapa organ.

Gejala COVID-19 akan memengaruhi organ paru, jantung, hingga usus.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Spesialis Penyekit Dalam, dr. Mustopa, Sp.PD dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 16 Agustus 2021.

Baca juga: Apa Saja yang Perlu Diketahui sebelum Memasang Gigi Palsu? Begini Kata drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros

Umumnya semua organ akan menimbulkan gejala apabila virus yang masuk tidak tertangani dengan baik.

Pembuluh darah akan mengaliri aliran darah ke organ-organ tubuh.

Ilustrasi orang mengalami hipertensi
Ilustrasi orang mengalami hipertensi, dr. Mustopa, Sp.PD sebut pasien yang sesak karena COVID-19, tekanan nadi dan denyut jantung akan meningkat (Pixabay)

Seperti organ paru-paru, jantung, dan lain sebagainya.

Organ tersebut juga berhubungan dengan tekanan darah.

Ketika tekanan darah tidak terkontrol dengan virus corona yang berat, maka infeksi virus yang berat biasanya akan menyerang organ paru-paru.

Ketika paru-paru berjuang melawan COVID-19 dan aliran darah tidak didukung dengan baik.

Maka tekanan darah akan meningkat secara drastis.

Otomatis pasien yang sesak karena COVID-19, tekanan nadi dan denyut jantung akan meningkat.

Sehingga tensi juga akan meningkat.

Baca juga: Benarkah Autisme Dapat Sebabkan Gangguan Psikologis? Begini Kata Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi.

Ketika tekanan darah sudah tinggi dan ditambah virus corona juga meningkat, akan semakin memperberat gejala COVID-19.

Pasien dengan COVID-19 biasa saja tanpa komorbid bisa menyebabkan sesak napas.

Ketika sesak napas, tentunya tubuh akan melakukan kompensasi.

Profil dr Mustopa, Sp. PD.
Profil dr Mustopa, Sp. PD. (Dok. pribadi dr Mustopa, Sp. PD.)

Dimana denyut nadi akan meningkat, tensi pun akan meningkat.

Bisa dibayangkan ketika kita sudah memiliki tensi tinggi, maka semakin menjadilah virus corona di dalam tubuh.

Apabila memiliki komorbid seperti hipertensi, diabetes, sakit jantung, sakit ginjal, stroke memang perlu diwaspadai dan lebih hati-hati.

Baca juga: Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi. Berikan Tips untuk Menjaga Mental Health

Penjelasan Dokter Spesialis Penyekit Dalam, dr. Mustopa, Sp.PD dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 16 Agustus 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved