Breaking News:

dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A Sampaikan Cara Pemberian MPASI pada Anak Usia 6 Bulan

dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A sebut hal yang harus diperhatikan orang tua saat pemberian MPASI adalah frekuensi, jumlah, tekstur, hingga responsif bayi.

Penulis: Irma Rahmasari | Editor: Melia Istighfaroh
pixabay.com
Ilustrasi makanan pendamping ASI (MPASI) 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A MPASI memaparkan biasanya MPASI mulai diberikan kepada anak ketika memasuki usia di atas 6 bulan.

Sedangkan untuk usia 0-6 bulan pemberian asi ekslusif sudah cukup.

MPASI merupakan makanan pendamping air susu ibu yang sangatlah penting untuk tumbuh kembang bayi.

Dilansir TribunHealth.com, Dokter Spesialis Anak, dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribunnews.com program Tribun Corner.

Menurut dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A MPASI selain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak, MPASI juga untuk melatih kemampuan anak.

Tujuan pemberian MPASI juga untuk melatih kemampuan otot dalam tumbuh kembang dan juga melatih kemampuan motorik bayi.

Selain itu, tujuan lainnya dalam pemberian MPASI adalah mencegah terjadinya permasalahan gizi pada bayi.

Baca juga: dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A: Pemberian MPASI untuk Memenuhi Kriteria Gizi pada Bayi

ilustrasi MPASI
ilustrasi MPASI (kompas.com)

dr. Imelda menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan orang tua terkait dalam pemberian MPASI pada bayi usia 6 bulan.

1. Harus mempertimbangkan frekuensi

dr. Imelda menyebutkan jika frekuensi pada tahap permulaan pemberian MPASI adalah tahap adaptasi baru bagi bayi.

2 dari 3 halaman

Pemberian MPASI pada tahap awal untuk bayi usia 6 bulan ini bisa diberikan sehari dua kali.

2. Jumlah

Jumlah adalah berapa banyak MPASI yang harus diberikan kepada bayi.

Menurut dr. Imelda pemberian awal MPASI tidak usah dipaksakan terlalu banyak.

"Karena pemberian MPASI awal, biasanya cukup diberikan 2 sampai 3 sendok makan saja," papar dr. Imelda.

"Ingat, kalau awal pemberian tidak usah satu mangkuk besar, cukup 2 atau 3 sendok makan sudah cukup," lanjutnya.

Baca juga: Tanda-tanda Anak Siap Diberikan MPASI, Simak Penjelasan dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A

Ilustrasi pemberian MPASI pada bayi
Ilustrasi pemberian MPASI pada bayi (jogja.tribunnews.com)

3. Tekstur

Tekstur awal pemberian MPASI harus dihaluskan seperti bubur yang kental.

Karena bayi baru mulai belajar makan dan belajar mengenal tekstur, sehingga teksturnya harus halus.

4. Aktif atau responsif dari bayi itu sendiri

3 dari 3 halaman

Aktif atau responsif artinya bayi tersebut aktif dan respon dalam menerima makanan yang diberikan.

"Namanya juga tahap adaptasi, kita harus sabar dan memberi dorongan pada bayi agar mau makan," jelas dr. Imelda.

"Ingat jangan pernah memaksakan bayi untuk menghabiskan makanannya," lanjutnya.

Penjelasan ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak, dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A dalam tayangan YouTube Tribunnews.com program Tribun Corner pada 15 Juni 2021.

Baca juga: dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A Bagikan Tips Mengenai Pemberian MPASI yang Tepat pada Anak

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/Irma)

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.comdr. Imelda PingkanMPASIsayurbuahbayi
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved