Breaking News:

drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Sebut Sariawan Dapat Sembuh dengan Sendirinya Tanpa Perlu Khawatir

Menurut drg. R. Ngt. Anastasia Ririen sariawan yang disebabkan akibat trauma akan bisa sembuh dengan sendirinya.

Kompas.com
Ilustrasi sariawan, menurut drg. R. Ngt. Anastasia Ririen sariawan dapat sembuh secara spontan 

TRIBUNHEALTH.COM - Sariawan seringkali menurunkan kualitas hidup seseorang.

Terutama dalam konsumsi makanan.

Dokter mengatakan jika sariawan dapat sembuh secara spontan.

Sehingga tidak perlu terlalu dikhawatirkan keberadaannya.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Spesialis Gigi, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen dalam tayangan YouTube Tribunnews Bogor program Sapa Dokter edisi 06 Agustus 2021.

Baca juga: dr. Febriyani Gotamy: Kurangnya Nutrisi Rambut Sebabkan Akar Rambut Tak Kuat dan Terjadi Kerontokkan

Sepanjang pemicu sariawan disebabkan akibat kejadian trauma, maka akan bisa sembuh dengan sendirinya.

Tetapi kelembaban area rongga mulut tetap harus dijaga.

Ilustrasi mulut sehat, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen sarankan untuk tetap menjaga kelembaban rongga mulut
Ilustrasi mulut sehat, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen sarankan untuk tetap menjaga kelembaban rongga mulut (Kompas.com)

Artinya jika ada kasus-kasus anomali tertentu maupun kurang minum, maka harus diperhatikan.

Jika tidak terdapat anomali-anomali lain, umumnya bisa sembuh dengan cepat.

Dokte juga memperbolehkan untuk mengompres dengan air dingin.

2 dari 3 halaman

Pasalnya air dingin dapat meredakan sariawan.

Perawatan standar untuk menangani stomatitis atau sariawan juga bisa dilakukan.

Baca juga: dr. Arini Widodo, Sp.KK Sebut Vitiligo Ada Dua Jenis, Segmental dan Non Segmental

Namun dibiarkan saja juga bisa sembuh.

Adapun pasien yang menyebutkan jika penambalan gigi dapat memberikan efek samping berupa sariawan.

Namun dokter tegaskan bukanlah efek samping penambalan, akan tetapi risiko.

Di satu sisi dokter gigi berusaha untuk melindungi pasien, namun di sisi lain alat yang digunakan bisa menimbulkan trauma pada jaringan lunak pasien atau mukosa rongga mulut pasien.

Profil drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati
Profil drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati (Tribunnews.com)

Tentunya hal ini lebih ringan dibanding cidera akibat peralatan dokter secara langsung seperti penggunaan bor.

Apabila saat proses penambalan jaringan mukosa terkena bor, perlukaannya tentu akan lebih besar.

Tetapi jika hanya sebatas didorong, trauma seperti itu umumnya tidak parah dan cepat sembuh.

Baca juga: drg. Nabila Amalia: Ketika Mengalami Keluhan Gigi Bungsu, sebaiknya Konsultasikan dengan Dokter Gigi

Penjelasan Dokter Spesialis Gigi, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews Bogor program Sapa Dokter edisi 06 Agustus 2021.

3 dari 3 halaman

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.comdrg. R. Ngt. Anastasia RirienSariawanKesehatan mulutRongga Mulut Jembatan Sikatak
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved