TRIBUNHEALTH.COM - Penampilan fisik merupakan aset yang harus kita jaga dan rawat.
Agar memberikan rasa kebanggaan dan percaya diri dalam menjalani aktivitas pekerjaan ataupun kehidupan sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Selain tubuh yang fit dan proposional, rambut yang sehat dan kuat juga menjadi aset wanita.
Dilansir oleh Tribunhealth.com hal ini dijelaskan Dokter Klinik Dermapro SF, dr. Rocky Chua dan dr. Febriyani Gotamy dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Bincang Kita.
Baca juga: drg. Nabila Amalia: Ketika Mengalami Keluhan Gigi Bungsu, sebaiknya Konsultasikan dengan Dokter Gigi
Namun masih banyak wanita atau pria yang mengalami masalah berat badan berlebih dan juga kesusakkan pada rambut.
Adapun banyak klini kecantikkan yang menawarkan berbagai treatment yang dapat membantu permasalahan wanita maupun pria dalam hal kecantikkan.

Baik wanita maupun pria tentunya mengalami masalahrambut rontok atau kebotakkan.
Tentunya banyak yang masih bingung akan perawatan rambut agar tidak rontok dan botak.
Menurut dr. Rocky ada perawatan yang dapat menangani rambut rontok.
Sehingga kerontokkan bisa berkurang lebih dari 50%.
Dokter juga menyebutkan jika dapat menumbuhkan kembali sehingga tidak terjadi kebotakkan.
Selama akar rambut masih ada, dokter bisa membantu agar rambut bisa tumbuh kembali.
Baca juga: Apakah Jamur Pada Lidah Dapat Diobati? Begini Penjelasan Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP
Umumnya dokter kecantikkan akan melihat terlebih dahulu kondisi pasien.
Selain mencegah kerontokkan juga bisa menumbuhkan rambut kembali.
Dokter sebut jika permasalah yang sering dihadapi wanita adalah kerontokkan rambut.
Banyak sekali penyebab kerontokkan rambut.
Ada yang karena kekurangan nutrisi rambut sehingga akar menjadi tidak kuat.
Penggunaan produk yang salah juga dapat menyebabkan kerontokkan.
Stres dan trauma pada masa kehamilan juga dapat menyebabkan rambut menjadi rontok.

Penggunaan sisir saat rambut masih basah dapat memicu kerontokkan rambut.
Kebotakkan pada pria umumnya disebabkan karena faktor usia dan ketidakseimbangan hormon.
Hal ini juga dapat terjadi pada wanita.
Baca juga: Prof. Dr. drg. Sri Oktawati, Sp.Perio(K): Gusi Bengkak Mungkin karena Adanya Peradangan Gusi
Hanya saja pada wanita biasanya ada periode khusus disekitar perimenopause dan menopause.
Sebelum mengalami kebotakkan sudah diperbolehkan untuk melakukan hairgrowt treatment.
Penjelasan Dokter Klinik Dermapro SF, dr. Rocky Chua dan dr. Febriyani Gotamy dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Bincang Kita edisi 28 Mei 2021.
(Tribunhealth.com/Dhiyanti)
Baca berita lain tentang kesehatan di sini.